LAMONGAN, Radar Lamongan – Margenuk, nama samaran, tidak tahan lagi dengan sikap suaminya Marpethuk. Merantau di luar Jawa, Marpethuk hampir tidak pernah pulang. Juga, jarang kirim uang ke keluarganya.
Padahal, anaknya yang saat ini sudah duduk di bangku SMP. ‘’Jarang pulang, dan hampir tidak kirim uang untuk anak,’’ ujarnya Senin (23/10) di Pengadilan Agama (PA) Lamongan.
Kali terakhir pulang, pihak keluarga menceritakan Margenuk justru tambah sakit hati dengan Marpethuk. Sebab, Marpethuk nge-chat cewek lain yang diduga seorang janda.
Margenuk memerkirakan Marpethuk gak bakal datang ke sidang. ‘’Saya tidak tahu kemana dia,’’ katanya.
Margenuk harus bekerja menjadi buruh pabrik agar dapur rumahnya tetap mengepul dan bisa membiayai anaknya. ‘’Untuk biaya anak sekolah, jadi harus kerja,’’ tuturnya.
Dia harus memikirkan masa depan dirinya dan anaknya. ‘’Tidak tahu nanti kelanjutannya (sidangnya) bagaimana,’’ katanya. (sip/yan)
Editor : Hakam Alghivari