RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gemerlap perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI di berbagai desa turut membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) makanan dan minuman (mamin). Berbagai kegiatan Agustusan membuat pesanan meningkat. Ditambah cuaca kemarau yang terik, permintaan minuman segar ikut terdongkrak.
Siti Khudrotin, penjual minuman di Kecamatan Tambakrejo, mengatakan pesanan minuman cukup padat selama momentum Agustusan. Produk yang dijualnya juga digemari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua.
“Lebih banyak (pembeli), orderan buat acara Agustusan juga padat,” ujarnya.
Menurut Siti, peningkatan pesanan terutama berasal dari berbagai kegiatan yang digelar masyarakat. Dirinya memilih berjualan menetap di satu tempat. Karena itu, ketika ada event, pesanan justru datang dari pedagang keliling yang membutuhkan tambahan stok minuman.
Baca Juga: Ketua CEC Bojonegoro Sebut Kemarau Dongkrak Omzet Pedagang Minuman dan Kerupuk Terdongkrak
“Saya jualannya di tempat. Jadi, kalau ada event saya nggak datang, soalnya pedagang yang keliling pada pesan,” jelasnya.
Peningkatan permintaan tersebut semakin terasa karena bertepatan dengan musim kemarau. Cuaca panas membuat minuman segar lebih banyak diburu masyarakat untuk melepas dahaga. Produk yang menyasar berbagai kelompok usia juga membuat pasar semakin luas.
Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Purwosari. Camat Purwosari Ike Widyaningrum mengatakan berbagai event dan kemeriahan selama peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan UMKM.
“Event kemeriahan bisa memberi multiplier effect bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, berbagai kegiatan dalam rangka memperingati kemerdekaan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi pedagang dan pelaku UMKM untuk menjual sekaligus mempromosikan produknya.
“Sehingga, bisa meningkatkan pendapatan dan menambah jaringan pasar bagi UMKM,” pungkasnya. (ewi/zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah