Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

20 Unit Kamar Rusunawa Cepu Kosong Meski Punya Banderol Murah

M. Lukman Hakim • Senin, 18 Agustus 2025 | 19:43 WIB
Rusunawa Blora (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
Rusunawa Blora (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Meski harga sewa rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu dipatok Rp 50 ribu - Rp 125 Ribu per bulan. Namun, selalu terjadi kekosongan kamar di aset yang dikelola pemkab tersebut.

Dari 99 unit, yang terisi sekitar 79 unit. Sehingga terjadi kekosongan 20 unit.

Menurut Kabid Perumahan dan Permukiman Dinrumkimhub Blora Denny Adhiharta Setiawan, jumlah kamar yang tersedia di Rusunawa Cepu sebanyak 99 unit. Tingkat keterisian unit rusunawa tersebut belum pernah terisi secara penuh.

’’Dari awal mungkin tingkat huniannya berkisar 70 hingga 80 persen,” ujarnya.

Denny mengungkapkan, harga sewa per unit rusunawa hanya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 125 ribu. Disesuaikan dengan tingkatan lantai, seperti di lantai satu hanya dikenai Rp 50 ribu.

’’Namun untuk lantai satu hanya dikhususkan untuk para difabel dan lansia,” katanya.

Ia melanjutkan, untuk lantai dua dan seterusnya diperuntukkan masyarakat umum, namun biaya sewa di lantai dua menjadi termahal, yaitu Rp 125 ribu. Lalu lantai tiga 100 ribu, lantai empat Rp 75 ribu dan lima Rp 50 ribu.

’’Saat ini pembayaran masih tunai, kami targetkan bulan depan akan diberlakukan pembayaran nontunai,” ungkapnya.

Baca Juga: Janjikan Orang Lolos PPPK, Oknum Pegawai Kejari Blora Terancam Empat Tahun Penjara

Menurutnya, jumlah penghuni di rusunawa tidak pernah pasti, bahkan sering terjadi keluar masuk pergantian penghuni. Bahkan hilang tanpa permisi, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi, sehingga saat ini mewajibkan uang jaminan tiga bulan kepada penyewa.

Nantinya uang tersebut akan dikembalikan bila penghuni rusunawa itu keluar. ’’Jaminannya tiga bulan sewa unit rusunawa,” tegasnya.

Sementara itu, Pengelola Rusunawa, Sunarko menyebutkan tingkat keterisian saat ini 79 unit. Untuk kamar yang belum berpenghuni yakni di lantai 5 terdapat 11 unit, lantai 2 terdapat 6 unit, lantai 4 ada 2 unit, terakhir lantai 3 ada 1 unit.

’’Lantai lima menjadi lantai dengan keterisian yang paling rendah,” terang dia.

Ia menambahkan, total setoran yang terkumpul dari uang sewa rusunawa tidak pasti, namun rata-rata yang terkumpul berkisar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per bulan. ’’Beberapa ada yang terlambat menjadi kendala,”katanya.

Sunarko menambahkan, untuk lantai 1 hanya ada 3 unit dan sudah terisi difabel dan lansia dan terdapat fasilitas umum bagi penghuni rusunawa, seperti parkiran, musala, kantor, aula, gudang hingga toilet umum. (luk/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#dinrumkimhub blora #Pemkab #Rusunawa #sewa rumah #cepu #Tambakromo #difabel #Penghuni #penyewa #blora #Lansia #harga sewa