RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jumlah pencari kerja (pencaker) pada 2024 mencapai 1.739 jiwa. Didominasi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Pemerintah kabupaten (pemkab) dipacu meningkatkan peluang kerja, terutama dalam kota.
‘’Untuk pencaker data tahun ini sampai Februari. Karena biasa rekapitulasi sebulan sekali,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Agoestin Faridijani.
Berdasar data disperinaker, pada 2024 tercatat sebanyak 1.739 pencaker. Mulai dari pendidikan terakhir sekolah dasar (SD) hingga sarjana. Rinciannya, pendidikan terakhir SD sejumlah 68 pencaker; sekolah menengah pertama (SMP) sederajat 153 pencaker; dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat sebanyak 345 pencaker.
Kemudian, tertinggi pendidikan terakhir SMK sebanyak 931 pencaker. Meliputi 533 pencaker laki-laki dan 398 pencaker perempuan. Dilanjutkan, lulusan diploma sejumlah 40 pencaker; sarjana sebanyak 200 pencaker; dan profesi dua pencaker. Sejak 2022 pencaker didominasi lulusan SMA/SMK sederajat.
Sementara itu, Ida sapaan akrabnya menambahkan, pada Januari-Februari 2025 sudah tercatat sebanyak 347 pencaker. Pendataan berdasar permohonan kartu kuning atau AK-1 sebagai kartu pencari kerja. Berkaitan jumlah, lanjut dia, berkorelasi dengan banyaknya lulusan setiap tahun. Bersifat fluktuatif, tidak sama setiap tahunnya. ‘’Pencaker Januari sampai Februari sebanyak 347 jiwa,” tuturnya (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana