Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Harga Minyak Goreng Naik, Stok Minyakita di Bulog Lama Kosong

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 13 Maret 2024 | 21:10 WIB
TREN NAIK: Minyak goreng di pasaran memasuki Ramadan ini mengalami kenaikan (YANA DWI KURNIYA/RADAR BOJONEGORO)
TREN NAIK: Minyak goreng di pasaran memasuki Ramadan ini mengalami kenaikan (YANA DWI KURNIYA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Memasuki Bulan Suci Ramadan ini harga minyak goreng di pasaran mengalami kenaikan. Sebaliknya, Minyakita yang digadang penyeimbang harga pasar minyak goreng (migor) dengan kemasan sederhana dan ekonomis sesuai harga eceran tertinggi (HET), kini stoknya kosong.

Bahkan, tidak tersedia di Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro.

Beralih ke kelas premium dari Fortune, Selfie, dan Minyak Goreng Kita. Padahal, tren harga migor naik.

‘’Bulog Bojonegoro sudah lama tidak punya stok Minyakita,’’ kata Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja Selasa (12/3).

Menurut dia, kekosongan stok terjadi sejak Oktober tahun lalu. Alasannya belum ada pasokan dari pabrik. Tersedia sementara saat ini meliputi migor kelas premium.

Di antaranya Fortune, Selfie, dan Minyak Goreng Kita. Total stok mencapai 15 ribu liter.

‘’Stok ini mencukupi satu bulan,’’ beber Ferdian sapaannya.

Dia menjelaskan, perencanaan stok dilakukan setiap bulan ketika mulai menipis. Pemesanannya 10 ribu liter per bulan.

Dia melanjutkan, migor memiliki banyak merek dibagi menjadi dua kelas mutu. Yakni premium harga termurah Rp 15.700 per liter dan medium di bawah Rp 14 ribu per liter.

‘’Setahu saya migor premium cenderung stabil. Rp 16 ribu per liter sejak tahun lalu,’’ terangnya.

Sehingga, lanjut dia, jika ditemukan ada kenaikan harga di pasaran, harus dipastikan merek dan kelas merupakan jenis yang sama. Tidak bisa dikatakan kenaikan harga, jika kelas dan merek berbeda. Sementara itu, selain migor, stok tersedia di bulog saat ini yakni beras premium 30 ton, beras medium 500 ton, dan gula 65 ton.

‘’Kami distribusikan (migor) di pasar dan toko atau RPK (rumah pangan kita),’’ tambah pria asal Kabupaten Pamekasan tersebut.

Sulirin, penjual kebutuhan pokok asal Kecamatan Bojonegoro Kota mengatakan, terjadi kenaikan harga migor dalam kurun waktu seminggu sebelum Ramadan. Semula harga migor per karton sekitar Rp 160 ribu menjadi Rp 165 ribu.

Untuk minyak Fortune dari harga Rp 16 ribu menjadi Rp 17 ribu per liter. Sedangkan, sejenis migor medium seperti Minyakita dari Rp 14,5 ribu menjadi Rp 16 ribu per liter.

‘’Rerata kebutuhan pokok naik. Gula juga dari Rp 16,5 ribu menjadi Rp 17 ribu per kilogram,’’ lanjutnya.

Erna Fitrianti pedagang Pasar Wisata menambahkan, migor merek Fortune mengalami kenaikan Rp 500 per liter. Sebelumnya Rp 16 ribu menjadi Rp 16,5 per liter. Sedangkan, Minyakita dari Rp 14 ribu per liter menjadi Rp 15 per liter dan saat ini mencapai Rp 16 ribu per liter. ‘’Kenaikannya bertahap,’’ ujarnya.

Yuni pedagang Pasar Bojonegoro Kota menyampaikan, rerata migor naik Rp 500 per liter di setiap merek. Seperti harga Fortune bantal saat ini Rp 17 ribu per liter; Fortune refill atau isi ulang Rp 18 ribu per liter; dan Minyakita Rp 15 ribu per liter. ‘’Naiknya sedikit. Rp 500 per liter,” ungkapnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Minyakita #ramadan #Bulog #pasar #harga minyak #minyak goreng #bojonegoro #Minyak Goreng Kita #harga minyakita #minyak #migor #harga minyak goreng