Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sempat Berhenti Operasi, KDMP Blungun Buka Lagi

Achmad Syaeroyzi • Senin, 22 Juni 2026 | 09:00 WIB
RAMAI : KDMP Blungun sudah buka lagi. Pembeli langsung ramai. (ROZI/RADAR BOJONEGORO)
RAMAI : KDMP Blungun sudah buka lagi. Pembeli langsung ramai. (ROZI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sempat berhenti beroperasi selama sebulan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Blungun, Kecamatan Jepon, kembali melayani masyarakat mulai kemarin Minggu (21/6).

Antusiasme warga langsung terlihat. MinyaKita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ludes terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam.

Asisten Manajer KDMP Blungun, Ahmad Ryanto, mengatakan tingginya minat masyarakat membuat stok MinyaKita dan beras SPHP cepat habis pada hari pertama operasional kembali.

Baca Juga: Soroti Tata Kelola Pelaksanaan MBG

"MinyaKita sebanyak tiga karton habis dalam waktu sekitar 30 menit. Sementara beras SPHP kemasan 5 kilogram terjual sebanyak 55 sak dalam waktu sekitar dua jam," ujarnya.

Ahmad menjelaskan, sempat terhentinya operasional KDMP bukan karena kendala pelayanan, melainkan adanya salah seorang karyawan yang mengundurkan diri setelah memperoleh pekerjaan baru.

"Satu karyawan keluar karena sudah mendapatkan pekerjaan lain. Namun, hal itu tidak memengaruhi pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga: Limpahkan Barang Bukti dan Tersangka Kasus Perusakan Jalan, Tersangka Bantah Merusak Jalan

Selain membeli minyak goreng dan beras, banyak warga juga menanyakan ketersediaan LPG 3 kilogram. Namun, hingga kini KDMP masih belum memiliki stok gas bersubsidi tersebut.

"Banyak yang mencari LPG 3 kilogram, tetapi saat ini belum tersedia," jelasnya.

Pada hari pertama kembali beroperasi, nilai transaksi penjualan di KDMP Blungun mencapai sekitar Rp8 juta. Sementara itu, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal masih belum dipasarkan karena menunggu kebijakan dari pihak manajemen.

Salah seorang pembeli, Eka, mengaku memilih berbelanja di KDMP karena lokasinya dekat dengan rumah dan harga kebutuhan pokok yang ditawarkan lebih terjangkau.

"Harganya lebih murah dan lokasinya dekat rumah. Saya membeli beras, tepung, makanan ringan, dan minuman," ungkapnya. (ozi/zim)

Editor : Hakam Alghivari
#Desa Blungun #KDMP #jepon #blora