RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Desa Bakulan, yang terletak di Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, menyimpan jejak sejarah yang menarik, terutama terkait asal-usul namanya. Menurut Kepala Desa (Kades) Bakulan, Agus Utomo, nama desa ini berkaitan erat dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakatnya di masa lalu.
“Pada masa itu, Desa Bakulan hanya dihuni oleh sedikit kepala keluarga. Setelah pembangunan Waduk Pacal selesai sekitar tahun 1960-an. Konon, warga dari Kedungpaes yang melewati desa ini mulai menetap dan menyambung hidup dengan berdagang.” Ungkapnya pada Senin (11/8) di Balai Desa Bakulan.
Baca Juga: Begini Asal-Usul Nama Desa Papringan di Kecamatan Temayang, Dulu Penuh dengan Bambu
Kondisi tersebut yang diyakini menjadi cikal bakal nama desa tersebut. “Nama "Bakulan" sendiri memiliki dua makna. Arti pertama adalah 'bakul' yang merujuk pada pedagang, dan arti kedua adalah 'pikul', yaitu alat untuk memikul sesuatu,” tambahnya.
Penamaan ini dipercayai oleh masyarakat setempat untuk menggambarkan aktivitas sosial di desa tersebut. Kini, Desa Bakulan terbagi menjadi tiga dusun, yaitu Bakulan, Njeblukan, dan Kedungbedug. (mae-mgg/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana