Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Kecamatan Gondang dan Temayang Keluhkan Pelayanan PLN, PLN Beralasan Listrik Padam Dipicu Cuaca Ekstrem

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 26 Desember 2024 | 20:16 WIB
LANGGANAN PADAM: Warga sedang potong rambut, mendadak listriknya padam tanpa pemberitahuan dari PLN. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
LANGGANAN PADAM: Warga sedang potong rambut, mendadak listriknya padam tanpa pemberitahuan dari PLN. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Warga Kecamatan Gondang, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro keluhkan pelayanan perusahaan listrik negara (PLN).

Sebab, hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik, tanpa ada pemberitahuan. Terutama setelah hujan.

Sahroni, pemilik usaha cukur rambut di Desa/Kecamatan Gondang mengatakan, sering terjadi pemadaman listrik dengan durasi cukup lama di daerahnya.

Terkadang sehari mati tiga hingga empat kali, dengan waktu menyala hanya sekitar satu sampai dua jam. Terutama selama musim hujan.

‘’Sudah lama, sering padam ketika musim penghujan, hampir setiap hari. Akibat pohon tumbang di area Kecamatan Gondang dan Sekar,’’ katanya.

Dia melanjutkan, adanya pemadaman listrik berdampak pada masyarakat. Terutama yang memiliki usaha dengan menggunakan listrik.

Seperti halnya ia yang memiliki usaha cukur. Dengan adanya pemadaman, cukur yang biasanya menggunakan listrik harus beralih ke manual. 

Selain itu, durasi buka tempat cukurnya juga berkurang dengan adanya pemadaman. Biasanya, tempat cukur Sahroni buka mulai pukul 09.00 hingga pukul 21.00. Namun, ketika pemadaman, terpaksa tutup setelah magrib karena sudah gelap.

‘’Dengan adanya pemadaman, usaha tidak memenuhi target. Karena usaha potong rambut ramainya sekitar pukul 15.00 hingga 21.00,’’ keluhnya.

Sekretaris Desa/Kecamatan Gondang Yuli Anita membenarkan di desanya sering terjadi pemadaman listrik dengan durasi cukup lama. Bahkan, terkadang pukul 09.00 atau 10.00 sudah mulai padam.

Menurutnya, berdasar informasi yang diperoleh pemadaman sering terjadi karena terkena pohon tombong di wilayah Sekar sampai dengan Madiun. Karena saluran listrik di daerahnya berasal dari Madiun. Terlebih areanya harus melalui hutan jati yang cukup panjang.  Tidak hanya di desanya, pemadaman juga kerap terjadi di seluruh wilayah Kecamatan Gondang dan sebagian Kecamatan Temayang. Seperti, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang.

‘’Kadang pemadaman terjadi berjam-jam, tanpa ada pemberitahuan. Kami berharap saluran listrik bisa dipindahkan dari Bojonegoro supaya minim terjadi pemadaman karena pohon tumbang,’’ harapnya.

Manager PLN UP3 Bojonegoro I Made Agus Dwi Putra menyampaikan, selama musim penghujan yang disertai angin kencang, jaringan rentan terganggu.

Terkait pengaduan masyarakat di Kecamatan Gondang disebabkan oleh robohnya pohon karena cuaca ekstrim yang menimpa jaringan listrik PLN.

‘’Sehingga, suplai listrik ke masyarakat terganggu,’’ paparnya.

Dia melanjutkan, adapun upaya-upaya yang telah dan terus dilakukan adalah perabasan pohon di sekitar jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM). Sebagai antisipasi cuaca ekstrim yang diperkirakan masih akan berlangsung sampai bulan Januari 2025.

‘’Kami mohon maaf kepada masyarakat yang merasakan gangguan ini. Kami berharap masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui PLN Mobile untuk percepatan penanganan oleh petugas,’’ ujarnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#listrik #pemadaman listrik #SUTM #pemberitahuan #pemadaman #cukur #PLN UP3 Bojonegoro #PLN #temayang #jaringan listrik #bojonegoro #PLN Mobile #padam #penghujan #angin kencang #Gondang