BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 1.558 calon jemaah haji (CJH) estimasi berangkat 2025 mulai mengurus pembuatan paspor. Namun, ada 56 CJH yang gagal, karena tidak datang, tertolak sistem, atau telah memiliki paspor.
Berdasar data dari Kantor Kemenag Bojonegoro kemarin (10/12), tercatat sebanyak 1.100 CJH telah melaksanakan foto paspor di Kantor Imigrasi Bojonegoro. Dan, 200 CJH telah memiliki paspor. Dari CJH terundang, terdapat 56 CJH gagal melakukan foto paspor.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro Abdulloh Hafidz mengatakan, semua jemaah haji estimasi berangkat 2025 sudah terundang untuk foto paspor. Semua sudah dilaksanakan, tapi masih ada 56 orang yang belum sempat foto paspor karena tidak datang, tertolak sistem, atau telah memiliki paspor.
‘’Tinggal ada 56 orang yang kemarin belum sempat foto. Ada yang sudah memiliki paspor, tapi mengaku tidak memiliki paspor. Sehingga, harus ada penanganan khusus,’’ ujarnya.
Hafidz sapaannya melanjutkan, paspor hingga kemarin (10/12) belum bisa diambil karena masih menunggu berita acara serah terima. Apabila sudah diserahkan dari pihak imigrasi, maka bisa langsung dijadwalkan perekaman biovisa besok (12/12) secara bertahap sesuai daerah masing-masing. Namun, apabila belum diserahkan, maka biovisa akan mulai dilakukan pada Senin (16/12).
‘’Apabila hari ini sudah diserahkan, biovisa dilakukan Kamis (12/12). Kalau belum, biovisa baru dilakukan Senin (16/12). Insya Allah senin sudah bisa semua,’’ ujarnya kemarin (10/12).
Sebelumnya, CJH yang sudah memiliki paspor telah melakukan biovisa pada Jumat (6/12) lalu. Diantaranya, para jemaah cadangan 2024 yang telah memiliki paspor dan belum berangkat.
‘’Ada sekitar 150 CJH 2025 yang telah melakukan biovisa pada kemarin Jumat (6/12),’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana