Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Keamanan Pasar Rakyat Sido Makmur Lemah, Pedagang Pasar Resah

Hakam Alghivari • Selasa, 12 November 2024 | 21:00 WIB
MARAK PENCURIAN: Para pedagang Pasar Rakyat Sido Makmur resah akibat marak pencurian selama beberapa bulan ini. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
MARAK PENCURIAN: Para pedagang Pasar Rakyat Sido Makmur resah akibat marak pencurian selama beberapa bulan ini. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

BLORA, Radar Bojonegoro - Pedagang Pasar Rakyat Sido Makmur resah. Lantaran marak pencurian barang dagangan saat malam hari. Belasan pedagang telah menjadi korban. Keamanan pasar di depan kantor Kecamatan Blora itu masih lemah.

Rukmiyati, salah satu pedagang pasar mengaku, barang dagangan sering hilang. Padahal dirinya sudah berusaha mengamankan dengan membuat kotak dari kayu dan digembok besi. ’’Tapi malingnya sudah bertekad bulat, dijugil, kunci dirusak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, keamanan pasar masih kurang. Pencurian sudah terjadi selama beberapa bulan lalu. Namun, pada bulan ini lebih sering. Sudah ada lebih dari 14 pedagang yang menjadi korban.

Bahkan, ada satu pedagang yang tidak dapat berjualan lagi, karena dagangannya diambil semua. ’’Semakin parah bulan-bulan ini, seminggu dua kali,” katanya. Pedagang berharap, pemkab memberikan solusi bagi pedagang, menambah kemanan dan menangkap para pencuri agar pedagang tidak resah dan merugi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Kiswoyo mengakui, bahwa keamanan Pasar Sido Makmur masih lemah. Masih terdapat titik-titik yang rawan pencurian.

Kejadian yang menimpa pedagang itu karena hanya dua tenaga keamanan dan beberapa CCTV. ’’Karena memang keterbatasan, tidak mungkin area seluas itu,kami hanya bisa mengandalkan rekaman CCTV,” ungkapnya.

Kiswoyo mengatakan, pihaknya berencana menambah petugas dan sistem pengawasan tahun depan. Salah satunya, skema kerja sama dengan pihak ketiga sistem outsourcing. ’’Pengamanan sido makmur dengan sistem pengawasan pihak ketiga untuk 2025,” katanya.

Pihaknya juga menyinggung, terkait kejadian pencurian di Pasar Sido Makmur pernah terjadi pencurian, namun pelaku sudah dapat diidentifikasi. ’’Tahun 2023 juga terjadi banyaknya pencurian. Ketika itu ditindaklanjuti, bahkan pelakunya bisa diidentifikasi. Saat ini, marak lagi,” katanya. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#kecamatan #rakyat #Resah #pasar #Korban #Sido Makmur #kantor #CCTV #blora #keamanan #Pencurian #dindagkop ukm #Pedagang