BLORA, Radar Bojonegoro - Rencana penambahan pasar hewan di Kecamatan Kunduran akan dimulai tahun ini. Diperkirakan menelan anggaran miliaran. Pembangunan itu dilakukan secara bertahap. Tahun ini dianggarkan Rp 525 juta hanya untuk pengurukan lahan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berencana menamai pasar hewan yang akan dibangun dengan nama Pasar Legi. Setelah dua pasar hewan yang sudah ada dinamai Pasar Pon di Kecamatan Kota dan Pasar Pahing di Kecamatan Randublatung.
Penamaan dengan penanggalan Jawa itu menjadi ciri khas pasar hewan yang buka sesuai waktu penanggalan jawa. ’’Rencana pembangunan pasar hewan di Kecamatan Kunduran dan akan diberikan nama Pasar Hewan Legi Kunduran,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono.
Margo menjelaskan, untuk lahan yang digunakan membangun Pasar Hewan Legi sekitar tiga hektare. Namun, untuk pembangunan pasar tidak menggunakan semua lahan, karena menyesuaikan anggaran pembelanjaan.
’’Pada intinya, kami melihat sesuai kebutuhan sembari melakukan evaluasi dan perkembangannya. Agar tidak ada pemborosan pembelanjaan,” terangnya. Pihaknya memaparkan, anggaran yang dikeluarkan Pemkab Blora untuk membangun Pasar Hewan tahun ini sebanyak Rp 525 juta.
Plafon anggaran itu untuk pengurukan lahan. Sebab, lahan merupakan bekas tegalan. Sehingga, perlu dilakukan urukan untuk lahan parkir, bangunan, kios, dan lainnya. ’’Selanjutnya, pada 2025 minimal kami upayakan mendapat anggaran yang sama dalam membangun pasar hewan ini,” katanya. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana