BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 1.465 calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro telah diberangkatkan ke Tanah Suci dari Pendapa Malawapati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro , Sabtu (11/5) dini hari. Terbagi dalam lima kloter, yakni kloter 1, 2, 3, 4, dan 6.
Selanjutnya, sekitar 60 CJH cadangan masih menunggu jadwal berikutnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Bojonegoro Abdul Wahid mengatakan, jumlah CJH cadangan di Jawa Timur (Jatim) sekitar 800 jemaah. Sedangkan, dari Bojonegoro sejumlah 60 jemaah.
Rencananya semua CJH cadangan akan berangkat ke Tanah Suci. Karena, tahun ini pemerintah menyediakan 106 kloter. ‘’Bahkan, tidak menutup kemungkinan jemaah yang berangkat duluan dan setelahnya akan berhadapan hotelnya,” katanya.
Sebab, kemenag berhasil melobi Arab Saudi sehingga mendapat tambahan kuota 20 ribu jemaah. Jadi, totalnya 241 ribu jemaah.
‘’Untuk pemberangkatan jemaah haji tahun ini sebanyak 1.545 jemaah,” jelasnya.
Namun, lanjut dia, yang diberangkatkan pada Sabtu pagi sebanyak 1.465 jemaah. Karena, 80 jemaah lainnya masuk kloter 6, bersama CJH Lamongan. Sedangkan, untuk CJH cadangan akan diikutkan kloter selanjutnya.
‘’(CJH cadangan) Mengikuti kloter di belakangnya. Menunggu adanya tambahan dari Jakarta. Misalnya sudah keluar (namanya) Insya Allah tahun ini kami berangkat,” terangnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto menambahkan, berharap CJH Bojonegoro selalu diberi kesehatan dan lancar dalam beribadah. ‘’Semoga kembali ke tanah air dengan kondisi sehat dan mabrur,” pungkasnya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana