RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pergantian musim dari penghujan ke kemarau saat ini menjadi atensi bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro untuk ekstra siaga.
Salah satu responsipnya menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat luas. Terlebih, musim kemarau biasanya angka kejadian kebakaran di Bojonegoro meningkat.
Berbagai macam sosialisasi telah dilakukan Dinas Damkarmat Bojonegoro. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kebakaran. Sosialisasi dilakukan melalui radio, media, poster, hingga sosial media (sosmed). Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan agar terhindar dari bencana kebakaran.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Zaenul Ma'arif mengatakan, memasuki musim kemarau tahun ini masyarakat harus waspada. Juga memahami dengan beberapa yang jadi penyebab kebakaran. Diantaranya, kebocoran gas, konsleting alat listrik, instalasi listrik, bahan mudah terbakar, hingga puntung rokok.
“Di musim kemarau ini, masyarakat juga tidak dianjurkan untuk membakar sampah, meski di pekarangan rumah sendiri,” ujarnya.
Terdapat beberapa tips untuk mencegah kebakaran listrik. Diantaranya, menggunakan instalasi yang sudah ber SNI, cek instalasi listrik secara berkala, tidak menumpuk seteker dan tidak menggunakan colokan yang longgar. Kemudian, jauhkan peralatan listrik dari benda-benda mudah terbakar. Serta, jangan biarkan peralatan listrik menetap pada stop kontak untuk waktu lama.
“Jika terjadi kebakaran, segera hubungi pos damkar terdekat atau call center (0353) 113,” pungkasnya. (ewi/cho)
Editor : Hakam Alghivari