Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tradisi Malam Sanga, Banjir Pesanan Hantaran Pernikahan, Naik Hingga Tiga Kali Lipat

Hakam Alghivari • Minggu, 7 April 2024 | 19:30 WIB
BANJIR PESANAN: Jasa hiasa hantaran pernikahan di penghujung Ramadan ini kebanjiran order.
BANJIR PESANAN: Jasa hiasa hantaran pernikahan di penghujung Ramadan ini kebanjiran order.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Menikah di malam sanga telah menjadi tradisi pada masyarakat Bojonegoro. Tahun ini terdapat sebanyak 492 pasangan menikah di malam ganjil penghujung Ramadan itu.

Tradisi ini membuat para pengusaha hantaran pernikahan di Bojonegoro dibanjiri pesanan. Bahkan, terjadi peningkatan penjualan hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.

Pengusaha hantaran pernikahan di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras Lukman Hakim mengatakan, setiap malam sanga pesanan selalu meningkat.

Mulai awal Ramadan, tepatnya pertengahan Maret sudah mulai ramai pemesan untuk pernikahan di malam sanga.

‘’Alhamdulillah, setiap malam sanga tiap tahunnya selalu ramai seperti ini,’’ ujarnya.

Jumlah pesanan di bulan Ramadan ini, menurut Hakim, meningkat dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Pada hari biasa rerata sebulan mengerjakan puluhan orderan. Namun, saat bulan Ramadan ini sudah mengerjakan ratusan produk sesuai dengan pesanan pembeli.

‘’Untuk jasa hias hantaran rerata pemesan masih dari Bojonegoro. Tapi, untuk pemesan produk isi mahar, aksesoris, bahan cutting laser sudah seluruh Indonesia melalui online shop,’’ paparnya.

Selain berjualan langsung di tokonya di Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras. Hakim juga menjual usahanya melalui marketplace. Karena membludaknya pesanan menjelang malam songo. Ia bahkan sudah menutup orderan di marketplace sejak 10 hari sebelum hari H.

Dia mengatakan, pesanan overload saat ini, hingga kewalahan. Jadi, online shop yang biasa close order di h-7 sebelum hari H. Saat ini tutup di h-10 untuk bulan ini. Karena masih harus mengerjakan pesanan offline yang juga membludak.

‘’Tenaga kami tidak cukup untuk mengerjakannya, jadi close order lebih awal untuk bulan ini,’’ pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#marketplace #banjir pesanan #Malam Sanga #bojonegoro #Nikah Dini #overload