BLORA, Radar Bojonegoro – Sebanyak 2.950 formasi aparatur sipil negara (ASN) diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tahun ini. Meliputi formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kuota usulan terbanyak tahun ini pada formasi tenaga teknis. ’’Benar, tahun ini pemkab mengajukan lowongan sebanyak 2.950 formasi bagi CPNS dan PPPK,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono, Senin (25/3).
Heru mengatakan, jumlah tersebut merupakan formasi yang disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). Saat ini, masih proses merinci sesuai kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di daerah.
’’Tentu jumlah formasinya disesuaikan kemampuan keuangan daerah,” terangnya. Ia memaparkan, untuk lowongan CPNS sebanyak 208 formasi, terdiri atas tenaga kesehatan sebanyak 128 formasi dan tenaga teknis sebanyak 80 lowongan.
Ia juga memastikan tidak ada lowongan bagi guru pada formasi CPNS. Sebab, guru dimasukkan dalam perekrutan PPPK. ’’Untuk lowongan PPPK sebanyak 2.742, meliputi 385 formasi guru, kesehatan 74 orang, dan tenaga teknis 2.283 formasi,” imbuhnya.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, seiring ASN pemkab yang telah pensiun tahun ini, pemkab mengusulkan lowongan CPNS dan PPPK. ’’Kepala BKD sedang di Jakarta untuk mengikuti rapat formasi baik nakes, guru, maupun tenaga teknis,” ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, masih menunggu pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk tahap rekrutmen. Kemungkinan nanti setelah Lebaran atau awal Mei. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana