LAMONGAN, Radar Lamongan - Sebanyak 12 korban tenggelamnya kapal motor nelayan (KMN) Putra Sumber Mas di Perairan Utara Dungkek, Sumenep, Madura dipulangkan ke rumah masing-masing, Minggu (28/1). Hingga kini sebanyak tiga penumpang masih belum ditemukan.
Diberitakan sebelumnya, satu nahkoda dan 14 ABK berangkat mencari ikan ke Perairan Masalembu, Sumenep, Madura pada Tanggal 7 Januari 2024. Mereka berangkat dari Pelabuhan Brondong menaiki KMP kapasitas 29 gross tonnage (GT). Namun saat pulang kapal mengalami permasalahan hingga tenggelam di Perairan Utara Dungkek.
‘’Sebanyak 12 korban sudah dijemput di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan langsung diantarkan ke rumah masing-masing,’’ tutur Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharjo kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Saat penjemputan juga disediakan satu armada ambulance dari Puskesmas Paciran, guna mengangkut saat penumpang yang mengalami luka di kaki kanan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban mulai membaik.
‘’Hanya satu korban bernama Kasno, 53, ABK asal Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran menjalini perawatan di rumah sakit,’’ imbuhnya.
Joko memastikan, sebelas penumpang lainnya dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka dan bisa langsung bertemu dengan keluarga. Tiga anak buah kapal (ABK) dipastikan belum ditemukan yakni Agus Budi, Adi Susilo, dan Zainal Abidin.
‘’Semua warga Paciran. Kini masih dalam pencarian oleh Basarnas,’’ terang Joko. (mal/ind)
Editor : Hakam Alghivari