Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Event Selaras, Sarana Edukasi Batik Sejak Dini

Hakam Alghivari • Senin, 20 November 2023 | 18:39 WIB
KREATIVITAS: Kangen Yune mendampingi anak-anak mewarnai motif Batik Bojonegoro dalam event Selaras pada Minggu (19/11).
KREATIVITAS: Kangen Yune mendampingi anak-anak mewarnai motif Batik Bojonegoro dalam event Selaras pada Minggu (19/11).

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Puluhan anak hilir mudik dari kawasan depan pendapa Malowopati pada Minggu (19/11) pagi. Rerata anak setingkat TK-SD tersebut, memegang kuas dan mencelupkan pada cat air. Tangan-tangan terampil itu berusaha mewarnai gambar batik khas Bojonegoro di atas kanvas.

Upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap batik sejak dini, terus dilakukan oleh berbagai lini mulai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Bahkan, pemkab melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memberi ruang inovasi itu, yang digerakkan secara langsung oleh duta wisata Kange Yune Bojonegoro.

‘’Event membatik bertajuk “Selaras” atau semangat lanjutno perjuangan mbatik sesarengan, dengan memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar membatik, dan sebagai sarana edukasi batik sejak dini,” ungkap Ketua Pelaksana Selaras Eka Dwi Arianto.

Saat ditemui wartawan Radar Bojonegoro, Kange 2023 Bojonegoro itu masih tampak mendampingi anak-anak mewarnai berbagai motif batik khas Bojonegoro. Menurutnya, batik merupakan warisan budaya yang sudah menjadi jati diri.

Menjadi tanggung jawab generasi muda dalam upaya pelestariannya. ‘’Memfasilitasi masyarakat khususnya generasi muda, dalam edukasi batik,” terangnya.

Selain itu, salah satu tujuan event Selaras yakni mengenalkan motif batik Bojonegoro, yang menjadi tema mewarnai.

Meliputi batik motif waduk pacal, Wonocolo, dan Khayangan Api. Kemudian, motif Atas Angin dan Bengawan Solo. ‘’Diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan budaya,” pungkas pria asal Kecamatan Dander itu.

Widya, salah satu orang tua peserta mengatakan, anaknya yang masih duduk di bangku TK tampak antusias mewarnai batik.

Bahkan, membatik bagi orang tua menumbuhkan kembali rasa bangga, akan warisan budaya. ‘’Karena terakhir kali membatik pas SMA, jadi sekalian ikut anak membatik juga,” ungkap warga Kelurahan Kauman itu. (*/dan)

Editor : Hakam Alghivari
#Event #Mewarnai #tk #SD #Edukasi #Selaras #bojonegoro #batik #dini #sarana