BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Puluhan siswa SD Negeri 1 Kanten Kecamatan Trucuk, berkesempatan melihat langsung bagaimana proses pengolahan sampah. Anak-anak tampak menikmati dan bermain di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjarsari. Ternyata, tempat tersebut acap kali menjadi jujukan anak dalam edukasi pengelolaan sampah sejak dini.
Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, dua tempat yang menjadi wisata edukasi. Di antaranya tempat pemrosesan dan TPS 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk memproduksi pupuk.
Bahkan, timbunan sampah itu dapat menghasilkan gas metana, sebagai alternatif LPG dan energi listrik. Sedangkan limbah plastik diolah menjadi BBM alias bensin dan solar.
Guru Kelas SDN 1 Kanten Kecamatan Trucuk Asma’ul Husna menyampaikan, bahwa siswa mengadakan outing class atau kegiatan luar kelas di TPA Banjarsari.
‘’Membawa 74 siswa, untuk belajar bagaimana mengelola sampah dengan benar. Baik mengelola sampah menjadi pupuk kompos hingga menjadi energy BBM,” ungkapnya saat mengunjungi TPA Banjarsari.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Dandi Suprayitno menyampaikan, TPA Banjarsari selalu terbuka untuk membantu para siswa belajar memelihara lingkungan. Melalui edukasi yang membuat siswa memahami proses demi proses pengelolaan sampah.
‘’Langsung praktik seperti membuat kompos, menanam dalam polibag, pemilahan sampah, pengolahan sampah termasuk pembibitan bunga dan tanaman,” ungkapnya kepada Radar Bojonegoro. (dan/cho)
Editor : Hakam Alghivari