Bojonegoro, masteguh.id - Mengambil tema Generasi Muda Era Ekonomi Digital dan Pertahanan, Mas Teguh menjadi pembicara dalam kuliah tamu di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Permata Bojonegoro.
Mas Teguh menyampaikan hari ini dunia sedang tidak baik baik saja, dimana perubahan begitu cepat, maka generasi muda harus selalu siap berubah mengikuti keadaan.
Maka perlu menyiapkan diri untuk mengantisipasi perubahan itu dengan skill atau kemampuan yang dibutuhkan, dan harus tahan dengan perubahan, kuncinya adalah di generasi muda, karena akan mengalami situasi riil.
"Dalam istilah pertahanan ada empat hal yang di sebut VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dunia yang semakin bergejolak, kompleks, dan semakin tidak pasti," Ungkapnya.
Volatilitas adalah perubahan suatu harga, uncertainty adalah ketidakpastian, kompleksitas atau kerumitan, Ambiguitas atau tidak jelas. Ini yang kita dihadapi saat ini.
"Suka bergerak suka berubah atau tidak akan di gerakan dan dirubah oleh keadaan hari ini, maka STEI ini juga harus berubah," tambahnya.
Mas teguh juga menyinggung Kehidupan dinia hari ini yang berubah begitu cepat, dimana terjadi perang antara Rusia dan Ukraina, serta perang Israel dan Hamas.
Kemajuan filsafat, sains,
teknologi, telah menghasilkan kebudayan yang semakin maju. Karenanya saat ini hanya dengan Hand Phone kita bisa melakukan apapun dengan mudah.
"Kuncinya adalah Volatility,, kita harus siap bergerak, melakukan sesuatu dengan baik," pungkasnya.
Hadir dalam Kuliah Umum ini Ketua STEI Permata Dr. Agung Hirmanto, dan dosen serta di ikuti puluhan Mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut Mas Teguh yang merupakan putra asli Bojonegoro menyampaikan perkembangan yang cukup baik terhadap kabupaten Bojonegoro di berbagai sektor. (Red)
Editor : Hakam Alghivari