BLORA, Radar Bojonegoro – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mematangkan konsep pendirian Kawasan Cepu Raya. Pemkab Blora mendukung penuh rencana pengembangan kawasan Cepu tersebut.
Bupati Blora H. Arief Rahman telah melakukan rapat di ruang Rektorat Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu yang dipimpin oleh Dirjen Migas Sabtu (11/11). Hadir juga dari Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, PPSD Migas, Pertamina, dan Perhutani. Mereka menyambut baik dengan terus dimatangkannya konsep Cepu Raya ini.
‘’Kami menyambut baik dengan terus dimatangkannya konsep Cepu Raya. Saat rapat dengan dirjen ada beberapa hal yang kami usulkan kepada pemerintah pusat,’’ jelas Bupati Arief Rohman.
Dikemukakan orang nomor satu di Blora itu, Pemkab Blora sepenuhnya mendukung konsep Cepu Raya yang diarahkan sebagai Kota Vokasi Energi oleh Kementerian ESDM. Termasuk juga dari Kementerian Perhubungan.
Keterlibatkan Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan Cepu Raya sebagai Kota Vokasi, nantinya seluruh Politeknik yang ada akan diarahkan atau ditarik ke Cepu.
‘’Langkah awalnya 9 Desember mendatang akan dilaunching sekolah penerbangan di Cepu,’’ papar Bupati yang akrab dipanggil Mas Arief itu.
Terkait gagasan Dirjen Migas Tutuka Ariadji bahwa branding Cepu Raya adalah Sumur Tua, Mas Arief minta dibantu untuk penataanya. Baik penataan penambang dan paguyuban penambang,
‘’Bahkan mengkoneksikan dengan Geoheritage Bojonegoro sangat perlu sehingga akan lebih menarik,’’ tuturnya.
Bupati Arief melanjutkan, menuju launching Cepu Raya, Blora minta ada payung instruksi presiden (inpres) untuk melakukan penataan kawasan Cepu. Mengingat penataan fasilitas dan sarpras akan melibatkan lintas kementerian dan BUMN.
‘’Saat ini sudah banyak investor yang bertanya-tanya. Untuk itu penataan terminal, Stasiun KA, dan sejumlah sarpras lainnya harus dimatangkan. Butuh kehadiran Kementerian PU untuk membikin penataan Cepu Raya seperti apa ? Harus ada desk yang mengepalai. Perlu inpres untuk memayungi,’’ tandas Bupati. (adv)
Editor : Hakam Alghivari