BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pengendara yang melintas Jalan Bojonegoro-Cepu harus lebih berhati-hati. Sebab, perbaikan jalan membuat kendaraan menumpuk dan memperlambat laju. Khususnya di Kecamatan Purwosari, dilakukan buka tutup jalur.
Berdasarkan pantauan di lapangan kemarin (4/6), kendaraan berjejer di jalan nasional turut Desa/Kecamatan Purwosari.
Kemacetan bertambah parah pada jam-jam tertentu, khususnya saat pagi dan sore hari, terlebih dengan banyaknya truk-truk besar melintas di jalan nasional.
Berdasar Google Maps juga tampak warna merah menyala menandakan penumpukan kendaraan.
Camat Purwosari Yudhistira Ardhi Nugraha mengatakan, terjadinya buka tutup kendaraan di jalan nasional turut Kecamatan Purwosari karena perbaikan dan pengaspalan jalan. Perbaikan jalan tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ‘’Ada perbaikan jalan oleh PUPR,” ungkapnya Selasa (31/10)
Berdasarkan Data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) PUPR, pemeliharaan jalan dan jembatan di Jalan nasional mulai Kecamatan Babat, Lamongan sampai Kecamatan Padangan, Bojonegoro hingga Kabupaten Ngawi.
Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur tersebut menelan anggaran hingga Rp 42 miliar bersumber APBN 2023.
Sebelumnya, kerusakan jalan nasional Bojonegoro menuju Padangan banyak dikeluhkan oleh masyarakat pengguna jalan.
Terlebih kerusakan terus terjadi meski sudah dilakukan tambal sulam.
‘’Jalan sudah mulai pecah dan berlubang, mulai sekitar Kecamatan Kalitidu sampai Kecamatan Purwosari dan Padangan,” terang Addin, warga Kecamatan Kalitidu. (dan/msu)
Editor : Hakam Alghivari