LAMONGAN, Radar Lamongan – Hari ulang tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dimeriahkan band Ibu Kota, Padi, di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (24/10). Namun di balik kemeriahan itu, kondisi stadion homebase Persela itu tampak sangat kotor. Sampah bertebaran di semua titik.
Bahkan, rumput stadion kerusakannya lebih parah, karena konser tersebut dihadiri ribuan penonton. Padahal kompetisi Liga 2 sedang berlangsung. Serta Persela akan rutin menjalani latihan di stadion, yang letaknya di pinggir jalan nasional itu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi mengatakan, kondisi stadion pasti kotor paska digunakan konser. Namun, diakuinya, tim kebersihan sudah diterjunkan satu hari penuh, untuk membersihkan sampah bekas konser.
Menurut dia, untuk pemeliharaan menjadi kewenangan dinas, tapi tetap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk sampahnya. Dia mengaku, sampah tidak terlalu banyak dan kondisi rumput masih bisa diperbaiki.
‘’Masih bisa diperbaiki (rumput, Red), dan tidak ada kerusakan signifikan,” tutur Erwin, sapaan akrabnya.
Erwin memastikan, stadion masih bisa digunakan untuk latihan Persela. ‘’Tidak masalah, karena kita ada pemeliharaan rutin, dan dari awal sudah disampaikan kalau Surajaya siap sebagai homebase, jadi kita komitmen untuk perawatannya,” imbuh Erwin.
Erwin menambahkan, ke depan ada rencana rehab total di Surajaya. Sehingga pemeliharaan ini menyesuaikan, karena dinas menunggu desain dari Kementerian PUPR.
‘’Saat ini tidak ada rencana rehab karena akan dibongkar, hanya pemeliharaan agar stadion bisa dimanfaatkan Persela maupun PFA latihan,’’ ucapnya. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari