BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Cabang olahraga (cabor) taekwondo dipastikan pulang dari Porprov 2023 tanpa medali Rabu (6/9). Taekwondo menyusul sepak bola yang gugur di babak grup porprov.
Pertandingan kedua cabor tersebut sama-sama digelar di Kabupaten Jombang. Sepak bola digelar sejak 2 September lalu di Stadion Merdeka, sedangkan Taekwondo 4 September di GOR Merdeka.
Menurut Wakil Ketua KONI Bojonegoto Tony Ade Irawan, selain sepak bola yang tidak lolos ke babak selanjutnya, terdapat taekwondo yang tidak meraih medali porprov. Semua atlet taekwondo belum mampu menjadi juara.
Pada Porprov 2022, taekwondo menjadi salah satu penyumbang medali. Tepatnya satu medali perunggu. Namun, tahun ini tidak dimasukkan ke cabor proyeksi medali.
‘’Hanya masuk potensi medali,” jelasnya.
Tony menambahkan, saat ini masih ada dua cabor yang menjalani pertandingan. Futsal menyisakan satu pertandingan pada 10 September mendatang. Juga bola basket menyisakan dua pertandingan.
Namun, peluang kedua cabor tersebut untuk lolos ke babak selanjutnya dan meraih mendali kecil. Terlebih bukan menjadi cabor unggulan Bojonegoro.
‘’Cabor tersebut memang belum masuk proyeksi medali,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto