BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Sebanyak 454 kursi atau pagu SMAN tidak terisi. Bangku kosong itu dari sembilan SMAN di Bojonegoro, setelah penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMAN sudah berakhir.
Tahap terakhir Senin (3/7) seiring pengumuman PPDB jalur zonasi SMAN. Dilanjutkan dengan proses daftar ulang bagi pendaftar lolos jalur berdasar jarak rumah dengan sekolah tersebut berakhir hari ini (4/7). Sembilan SMAN tak penuhi pagu rerata di wilayah pinggiran.
Kursi kosong diprediksi karena hanya 1.979 pendaftar jalur zonasi, padahal pagu tersedia 2.433 bangku. SMAN 1 Dander menyisakan pagu kosong terbanyak, sekitar 81 pagu. Diikuti SMAN 1 Malo 74 pagu kosong dan SMAN 1 Gondang dengan 62 pagu kosong.
Kepala SMAN 1 Sugihwaras Susanto mengatakan, pagu sekolahnya terpenuhi. Termasuk pagu jalur zonasi dan semua juga melakukan daftar ulang. ‘’Sejak hari pertama pendaftaran jalur zonasi pagu sudah terpenuhi,” jelasnya.
Terpenuhinya pagu, menurut Susanto, tentu menjadi komitmennya dan para guru untuk meningkatkan proses pembelajaran dan prestasi.
Kepala SMAN 1 Gondang Abdul Jalil mengatakan, terdapat 115 siswa baru diterima. Jumlah tersebut berasal dari jalur afirmasi, prestasi nilai akademik, dan zonasi. Sehingga dibagi empat rombongan belajar (rombel) atau kelas. ‘’Tidak bisa menjadi lima kelas,” ungkapnya.
SMAN 1 Gondang sebenarnya 120 pendaftar dari tiga tahap PPDB SMAN. Namun, lima pendaftar diterima jalur afirmasi dan prestasi nilai akademik tidak melakukan daftar ulang. Menurut Jalil, terdapat berbagai faktor membuat pagu tak terpenuhi. Seperti lulusan SMP dan MTs di wilayah Gondang terbagi beberapa lembaga pendidikan jenjang SMA. Mulai SMAN maupun swasta, SMKN negeri dan swasta, hingga pondok pesantren,
Kepala SMAN 1 Sugihwaras Susanto mengatakan, pagu sekolahnya terpenuhi. Termasuk pagu jalur zonasi dan semua juga melakukan daftar ulang. ‘’Sejak hari pertama pendaftaran jalur zonasi pagu sudah terpenuhi,” jelasnya.
Terpenuhinya pagu, menurut Susanto, tentu menjadi komitmennya dan para guru untuk meningkatkan proses pembelajaran dan prestasi. (irv/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto