Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kumpulan Puisi Radar Bojonegoro 19 Juli 2026 oleh Susanto

Muhammad Suaeb • Minggu, 19 Juli 2026 | 08:00 WIB
Kumpulan buku (PINTEREST/RADAR BOJONEGORO)
Kumpulan buku (PINTEREST/RADAR BOJONEGORO)

 

Puisi-Puisi

Oleh: Susanto

 

SEMBELIT UCAP 

roda tumpangan terhenti di batas bayang aspal

dimana teringat senyummu mengembang.dalam sapa

tersirat kata yang penuh makna, serta pantik nan nyata

rasanya ingin aku melompat, tapi tertahan dilema

karena ​sebenarnya, aku ingin mengucapkan sesuatu padamu

tetapi ada sebuah rahasia yang membelenggu

dimana ada rasa yang tunduk tumbuh membatu

tentang rindu yang kerap mengetuk pintu 

namun ibu jari ini tiba-tiba kaku

untaian kata terbang menjadi debu

karena di sisimu ada pemilik di dekat jari manismu dan sosok penyempurna harimu

dia yang terbaik, yang menjagamu dengan indah

sehingga niat ini surut dan menyerah

tak mau aku menjadi badai yang membawa resah

kan kubiarkan rasa ini pulang, meski harus patah arang

kupilih diam dan berpaling dengan keadaan

menelan kalimat yang hampir terbuka lebar

namun hanya doa terbaik yang mampu aku persembahkan

serta berkat bertapa besok yang bisa kuberikan

 

ALASKA, 22 JUNI 2026

 

 

 

 

 

SPESIAL PAKE TELUR DUA

 

ini adalah hari yang sangat berbeda

di mana hari ini duniamu merayakan cerita linimasa

cita-citaku ingin sekali rasakan sempoa jiwa

sembari membungkusnya dengan tawa

atau berikan tanda kasih  yang kasat mata

tetapi diri ini punya keterbatasan prasasti

dan mulut ini tak mampu berucap di setiap kebahagiaan

 

untuk hari yang sangat spesial ini..!!!

hanya sebait doa yang mampu kukirim lewat hening

bersimpuh pada Sang Pemilik Jiwa abadi

dengan penuh harap engkau selalu dipeluk bahagia

dan setiap langkah yang engkau tuju diberikan kemudahan

dijauhkan dari gundah dan rasa pilu

khusus untuk hari ini, disetiap sujud namamu bergaung lirih

aku berharap hidupmu dipenuhi dengan kebaikan dan kebajikan

Semoga berkah Allah SWT selalu menyertai,

Mengalir tiada henti, menyinari jalanmu sampai nanti.

selamat hari spesial, untukmu yang berharga,

untaian doa akan selalu ada, menjagamu dari segala nestapa

 

Sugihwaras, 22 Juni 2026

 

KELANA HATI JAGA PELANA

 

begitu luas langkah mu saat menabur benih bajik

sekeranjang buah manggis yang manis kau bawa lewat senyum itu

disini aku hanya punya jemari yang letih dan tubuh ringkih

kau pantik kembali jadi bara menganga

samudra yang tak bertepi kau berikan padaku

mentari hangat dan teduhnya payung bumi terpatri

lalu datang membawa seulas sepi

tukcoba membalasnya dengan segelas air jernih

tetapi lihatlah senyummu siang ini

terima rona kecil yang tak seberapa

sekejap dada ini penuh dan lepaslah sunyi itu

berganti bahagia yang tiada tara

sangat tahu diri ini, bahwa pemberianku tak akan pernah setara

hanya remah kecil di antara megahnya hatimu.

tetapi didalam ketakberdayaan yang bersuara serak

ada kepuasan magis saat bisa memandangmu

terima kasih atas segalanya

dengan tetap binarkan mata yang meloloskan rasa sanksi ini

kebahagiaan ini penuh, jiwaku kini bernyanyi, karena melihatmu seperti ini adalah puncak tertinggi dari perhelatan kehidupan

 

Sugihwaras, 22 Juni 2026

 

 

GESER KANAN

 

malam ini jam berdetak lebih berat

lambat merayap menuju angka dua belas

telah padam lilin perayaan itu, sisakan sunyi

hari ini tercatat milikmu, seutuhnya milikmu

dimana ada senyum, tawa dan untaian doa semburat begitu riuh

tetapi di balik senyumku yang sedari pagi rekah

terdapat rasa takut yang perlahan tumbuh

dimana sebentar lagi, hari itu akan berganti hapuskan tanggal yang paling kukasihi

 

kini selangkah lagi dunia akan kembali berjalan biasa-biasa saja

sementara aku masih ingin di sini, memeluk harimu yang istimewa

dimana rasa cemburu pada esok yang datang tergesa-gesa

ambil alih waktu yang jadikanmu ratu di hatiku

karena setelah detik ini berlalu,

hari istimewa itu akan kembali menjelma jadi rindu

 

teras_belakang, 22 Juni 2026

 

 

 

* Guru SMP Negeri 2 Sugihwaras.

 

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
radar bojonegoro puisi bojonegoro