Tiga Proyek Ditarget Rampung 16 Desember

Dewi Safitri • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 07:50 WIB
GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO
GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tiga proyek penataan ruang publik di Kabupaten Bojonegoro dikebut. Pemkab menargetkan pembangunan sisi utara Alun-Alun Bojonegoro, rehabilitasi Masjid Agung Darussalam, serta penataan Taman Rajekwesi rampung pada pertengahan Desember tahun ini. Tepatnya, 160 hari kerja. Mulai 10 Juli hingga 16 Desember 2026.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro Satito Hadi mengatakan, penataan sisi utara Alun-Alun Bojonegoro tahap satu dilaksanakan tahun ini.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp Rp 26,2 miliar. Pekerjaan tahap pertama tersebut hanya menyasar sisi utara.

Sejumlah fasilitas akan dibangun. Mulai shelter, area senam, playground, taman air, hingga gym outdoor. Penataan tersebut diarahkan untuk memperkuat fungsi alun-alun sebagai ruang publik dan aktivitas masyarakat.

"Tahap satu di 2026, sisi utaranya (alun-alun) saja," ujarnya.

Baca Juga:  Alun-Alun Bojonegoro Mulai Ditutup

Kemudian, lanjut dia, rehabilitasi Masjid Agung Darussalam memiliki nilai kontrak Rp 7,4 miliar. Pekerjaan tersebut merupakan tindak lanjut setelah menara masjid mengalami kebakaran.

Selain membangun kembali menara setinggi 42 meter, proyek juga mencakup penataan area parkir, landscape, rehabilitasi mihrab, tempat wudu, dan toilet.

"Tinggi menara 42 meter, penutup GRC Panel," terangnya.

Dia menambahkan, penataan Taman Rajekwesi menelan anggaran Rp 18,8 miliar. Proyek tersebut juga ditargetkan rampung pada 16 Desember 2026.

Penataan Taman Rajekwesi diarahkan untuk memperkuat identitas Bojonegoro dari sisi Jetak yang menjadi salah satu pintu masuk dari luar daerah. Nantinya, kawasan tersebut dilengkapi bangunan dua lantai yang diberi nama Gelanggang Rajekwesi.

"Taman Rajekwesi perlu ditata karena pintu masuk masyarakat luar ke Kabupaten Bojonegoro. Selama ini belum ada identitas. Jadi, kita berusaha menciptakan identitas itu," jelasnya. (ewi/msu)

Editor : Andhika Feriawan
Proyek pemerintah masjid agung darussalam taman rajekwesi bojonegoro alun-alun