Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Tips Memberikan Makanan kepada Anak agar Mendukung Pertumbuhan Tinggi Badan

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Tips memberikan nutrisi anak untuk pertumbuhan tinggi badan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Tips memberikan nutrisi anak untuk pertumbuhan tinggi badan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pertumbuhan tinggi badan anak menjadi salah satu hal yang sering menjadi perhatian orang tua. Selain faktor genetik, tumbuh kembang anak juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi, kualitas tidur, aktivitas fisik, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Karena itu, memberikan makanan bergizi seimbang sejak dini dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh anak selama masa pertumbuhan. Namun, orang tua perlu memahami bahwa tidak ada satu jenis makanan tertentu yang secara instan dapat membuat anak menjadi lebih tinggi.

Berikut beberapa tips memberikan makanan kepada anak agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan pertumbuhan tulang dapat berlangsung secara optimal.

Advertisement

1. Pastikan Anak Mendapatkan Protein yang Cukup

Protein merupakan salah satu nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Orang tua dapat memberikan sumber protein seperti telur, ikan, ayam, daging, susu, tahu, tempe, serta kacang-kacangan.

Menu sebaiknya dibuat bervariasi agar anak mendapatkan berbagai jenis nutrisi sekaligus mencegah anak bosan dengan makanan yang sama.

Advertisement

2. Jangan Lupakan Kalsium

Kalsium berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang serta gigi. Sumber kalsium dapat diperoleh dari susu dan produk olahannya, ikan tertentu yang dapat dimakan bersama tulangnya, tahu, tempe, serta beberapa jenis sayuran.

Kebutuhan kalsium anak berbeda-beda sesuai usia, sehingga orang tua sebaiknya menyesuaikan porsinya dengan kebutuhan anak.

3. Sertakan Vitamin D

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik. Selain melalui makanan, tubuh juga dapat membentuk vitamin D ketika kulit terkena sinar matahari.

Beberapa makanan yang mengandung vitamin D antara lain ikan berlemak, telur, dan makanan yang telah difortifikasi vitamin D.

4. Berikan Sayur dan Buah Setiap Hari

Sayur dan buah menyediakan berbagai vitamin, mineral, serat, dan senyawa penting lainnya yang dibutuhkan tubuh anak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Kopi menjadi salah satu minuman yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang terbiasa mengawali pagi dengan secangkir kopi, baik untuk menghilangkan kantuk maupun meningkatkan konsentrasi sebelum beraktivitas.

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Memasuki awal musim hujan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi muncul akibat genangan air, lingkungan yang lembap, serta buruknya kebersihan lingkungan.

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Kondisi yang dalam istilah medis dikenal sebagai medial tibial stress syndrome (MTSS) ini sering dialami pelari dan orang yang melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer