RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabupaten Bojonegoro dipastikan belum memiliki gedung sekolah rakyat (SR). Sebaliknya, kabupaten tetangga sudah memilikinya. Salah satunya Kabupaten Tuban.
Sehingga, sekitar 60 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Bojonegoro tahun ajaran 2026/2027, sementara menjalani kegiatan belajar mengajar di SR Tuban.
Proses pembangunan SR di Bojonegoro masih tahap survei lapangan. Kementerian pekerjaan umum (PU) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah meninjau berlangsung, sesuai rencana lokasi pemerintah kabupaten (pemkab), yakni di Desa Beji, Kecamatan Kedewan.
Baca Juga: Bojonegoro Belum Memiliki Gedung, Siswa Sekolah Rakyat Dititipkan di Tuban
Camat Kedewan Mudlofir mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan pada 5 Mei lalu untuk memastikan kelayakan lahan diusulkan sebagai lokasi pembangunan SR.
‘’Tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi di Desa Beji. Hasil survei ini nantinya akan menjadi bahan kajian dan pertimbangan pemerintah dalam proses selanjutnya,’’ ujarnya, Selasa (21/7).
Menurut dia, keberadaan SR di Kecamatan Kedewan diharapkan mampu memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga membutuhkan.
Ia berharap, usulan tersebut dapat segera direalisasikan. ‘’Sehingga pelajar di wilayah Kecamatan Kedewan dan sekitarnya tidak perlu menempuh jarak jauh untuk memperoleh pendidikan di jenjang SMA melalui program SR,” katanya.
Baca Juga: Wali Siswa Sekolah Rakyat Berharap Mendapat Pendidikan Layak
Rencana pembangunan SR sendiri masih terus berproses. Saat ini, pemkab masih menyelesaikan tahapan pengadaan lahan sebagai syarat pembangunan gedung permanen.
Akibat belum tersedianya fasilitas tersebut, sebanyak 60 siswa sekolah rakyat menengah atas (SRMA) tahun ajaran 2026/2027 untuk sementara menjalani kegiatan belajar mengajar di SR Tuban.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menjelaskan, penempatan sementara itu dilakukan karena SRMA Tuban telah memiliki gedung permanen yang siap digunakan.
‘’Mereka (siswa SR) ditampung di SRMA Tuban karena di sana sudah (Tuban) tersedia gedung permanen,’’ kata Antok.
Baca Juga: Kemensos Sowan ke KPK Soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Pastikan Tidak Ada Kebocoran Anggaran
Ia menambahkan, pembangunan gedung SR belum dapat dimulai karena proses pengadaan lahan masih berlangsung. Para siswa sementara waktu tetap mengikuti pembelajaran di Tuban hingga pembangunan sekolah di Bojonegoro dapat direalisasikan. (yna/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah