RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - KINERJA kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pantauan. Apalagi, serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2026 per 30 Juni, masih di bawah 50 persen.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengingatkan setiap kebijakan dan penganggaran berorientasi manfaat untuk masyarakat.
Setiap program harus dirancang berdasar kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar melanjutkan kebiasaan dari tahun sebelumnya.
"Setiap rupiah yang dianggarkan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan hanya melanjutkan kebiasaan lama.
Tapi, pastikan setiap kebijakan benar-benar menghadirkan manfaat," kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat melantik 195 ASN di Ruang Angling Dharma kemarin (7/7).
Baca Juga: Desak Bupati Evaluasi Kinerja Kepala OPD, Terkait Langganan Silpa APBD sejak 2020
Bupati Wahono meminta, seluruh kepala OPD berpikir lebih visioner dalam menerjemahkan visi kepala daerah, menjadi program yang benar-benar menyelesaikan persoalan publik. Juga, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Juga diharapkan mampu membangun kerja sama yang solid. Mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Serta, menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik,” tandas mantan komisioner KPUK Bojonegoro itu.
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Angling Dharma itu juga mengisi lima jabatan pimpinan OPD yang sebelumnya kosong.
Meliputi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dijabat Dilli Tri Wibowo; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) dijabat Arif Afandy; Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro dijabat Moh Akhmadi; Kepala Badan Penanggulangan Bencana dijabat Heru Wicaksi; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dijabat Laela Nor Aeny.
Selain menyoroti penganggaran, Bupati Wahono mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui integritas, loyalitas, serta netralitas sebagai aparatur sipil negara.
Bupati menekankan pentingnya membangun komunikasi, kolaborasi, sinergi, dan inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Bekerjalah dengan penuh dedikasi, cepat, tepat, berorientasi pada hasil, serta hadirkan pelayanan terbaik,” dorongnya.
Baca Juga: Bupati Wahono Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Apa Adanya
Sementara itu, terpilihnya Arif Afandy sebagai Kepala Dinkominfo menyisakan kekosongan di kursi Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro.
‘’Masih belum ada (pengganti sekretaris KPUK),’’ kata Robby Adi Perwira via WhatsApp. (ewi/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko