RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sisa pagu dana desa (DD) mencapai Rp 56,3 miliar dari total anggaran Rp 137,1 miliar per kemarin (6/7).
Masih ada tiga desa belum mencairkan tahap satu, sedangkan pada tahap dua baru 25 desa menyalurkan.
Menurut Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno, dari total pagu DD Rp 137,1 miliar sudah salur sebanyak Rp 80,8 miliar.
Rinciannya pada tahap satu Rp 77,3 miliar tersebar di 416 desa dan Rp 3,4 miliar di 25 desa di tahap dua.
"Tahap satu 416 desa dan tahap dua baru 25 desa. Sisa pagu Rp 56,3 miliar," katanya.
Baca Juga: Lima Desa di Bojonegoro Tak Cairkan DD Tahap Pertama
Menurut dia, sejumlah desa mengaku masih belum mengajukan pencairan DD tahap dua, alasannya masih menyelesaikan pengerjaan tahap satu. Ada juga yang sudah proses pengajuan pencairan.
Di antaranya Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota dan Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander.
Kepala Desa (Kades) Mulyoagung, Kecamatan Kota Sawiyono mengatakan, belum mengajukan pencairan tahap dua. "Yang tahap pertama belum selesai pengerjaannya," katanya terpisah.
Sementara itu, Kades Sumbertlaseh, Kecamatan Dander Shofilin mengaku, tengah proses pengajuan.
"Menunggu balasan format OMSPAN (online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara) dari DPMD (dinas pemberdayaan masyarakat dan desa," beber dia.
Sedangkan, Kepala DPMD Bojonegoro Djoko Lukito belum dapat dikonfirmasi terkait jumlah desa yang telah mencairkan DD tahap dua. (yna/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko