Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

1.193 Lembaga Madrasah Bojonegoro Ajukan Bosda Madin, 495 Madin Dinyatakan Tak Layak Terima Bosda

M. Irvan Romadhon • Jumat, 7 November 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi Pengajuan Bosda Madin di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Pengajuan Bosda Madin di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dari 1.696 lembaga madrasah diniyah (madin) di Bojonegoro, tercatat 459 lembaga dinyatakan belum layak menerima dana bosda madin atau Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS). Sedangkan delapan lembaga tidak mengajukan.

Jumlah anggaran BPPDGS tahun ini Rp 34 miliar (M). Terdiri dari Rp 27 M dari APBD Bojonegoro dan Rp 7 M dari APBD Jawa Timur. Anggaran tersebut sama dengan bosda madin tahun lalu dan 2023.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Sun’an mengatakan, berdasarkan data di Education Management Information Sysytem (EMIS) kemenag di Bojonegoro terdapat 1.696 lembaga madin. Dari jumlah tersebut 1.193 mengangajukan BPPDGS tahun ini.

Kemudian delapan lembaga memilih tak mengajukan. Alasannya berbeda-beda, mulai dari merasa sudah cukup dalam pengelolaan hingga tidak ingin repot mengurus surat pertanggungjawaban (spj).

‘’Selebihnya belum layak,” ungkapnya.

Sun’an menjelaskan saat ini masih menunggu pengusul pencairan dari lembaga. Terlebih belum semua lembaga pengusulan masuk. Selain itu, terdapat yang masuk tahapan verifikasi.

‘’Kami meminta lebih cepat (mengusulkan) masuk lebih baik. Terlebih tahapan sosialisasi sudah selesai,” ujarnya.

Terkait anggaran BPPDGS, Menurut Sun’an anggaran total BPPDGS sebesar Rp 34 M. Sementara untuk anggaran yang akan diterima perlembaga tergantung jumlah santri  dimiliki.

Pihaknya memastikan BPPDS bisa memacu semangat para pengelola madin. Sehingga  pendidikan keagamaan lebih maju. Terbukti banyak kegiatan muncul dengan adanya bantuan tersebut. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #bosda madin #bosda #BPPDGS #madrasah diniyah #madrasah #Kemenag Bojonegoro #kemenag #madin #bojonegoro