RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjelang kepulangan, jemaah haji bergeser dari Makkah menuju Madinah sekitar 10 hari sebelum jadwal kembali ke Tanah Air. Para jemaah berkunjung di berberapa tempat bersejarah selama di Madinah. Salah satunya, mengunjungi Raudhah.
“Jamaah haji Kloter 67, termasuk di dalamnya peserta dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani, siap-siap ke Raudhah,” ujar Ketua KBIHU Masyarakat Madani Sholikin Jamik.
Raudhah merupakan salah satu area paling suci dan mulia di Masjid Nabawi, Madinah. Tempat ini dipercaya sebagai taman surga di bumi. Di lokasi inilah Nabi Muhammad SAW membangun masjid pertamanya bersama para sahabat. Raudhah juga dikenal sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa, penuh keberkahan, dan memiliki nilai sejarah tinggi dalam Islam.
Dia menyampaikan, dalam kunjungan ke Raudhah, semua jemaah diminta mengenakan batik haji atau penanda kloter. Pihak penyelenggara menegaskan bahwa seluruh anggota kloter harus hadir lengkap 1 kloter ketika menuju Pintu 360. Jika datang terlambat, izin masuk (tasreh) ke Raudhah bisa hangus.
“Jamaah lanjut usia dan disabilitas yang menggunakan kursi roda diperbolehkan membawa kursi roda pribadi atau menggunakan fasilitas dari hotel,” terangnya.
untuk mengenalkan lokasi-lokasi penting di area Masjid Nabawi. Jemaah diminta berkumpul pada malam ini. Kemudian, akan tur keliling Masjid Nabawi untuk menunjukkan lokasi Pintu 360, lokasi antrian Raudhah, makam Rasulullah SAW, pekuburan Baqi, dan titik penting lainnya di sekitar Masjid Nabawi.
“Kegiatan ini diikuti oleh jamaah laki-laki dan perempuan, mengingat jalur menuju Raudhah dipisah berdasarkan jenis kelamin,” pungkasnya. (ewi/zim)
Editor : M. Nurkhozim