BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setelah dipastikan turun kasta ke Liga 3 atau Nusantara, elemen suporter Persibo mendesak manajemen melakukan evaluasi dan berbenah. Terutama berkaitan kebijakan pergantian pelatih.
Terlebih faktor tersebut dinilai menjadi penyebab performa skuad The Giant Killer menurun di akhir kompetisi. Bahkan harus menelan pil pahit degradasi.
Perwakilan elemen suporter Drago Tifoso Curva Nord (DTCN) Nofian Faridhotan meminta manajemen segera memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab terkait Persibo yang degradasi ke Liga 3. Padahal di awal kompetisi menargetkan naik kasta.
‘’Kami akan mengawal kepulangan pemain sekaligus meminta klarifikasi ke manajemen,” ungkapnya.
Menurut Nofian, beberapa kebijakan manajemen musim ini menjadi penyebab klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro hanya numpang lewat di Liga 2. Salah satunya kebijakan gonta-ganti pelatih tanpa tahu rekam jejaknya.
Sehingga mengakibatkan pemain sulit menemukan performa terbaik.
‘’Ditambah beberapa masalah eksternal dan internal yang muncul belakangan ini,” ungkapnya.
Musim ini Persibo melakukan pergantian pelatih hingga empat kali. Mulai dari Bonggo Pribadi walau belum sempat melatih namun sudah sempat di perkenalkan.
Kemudian digantikan Regi Aditya yang melatih saat persiapan jelang kompetisi hingga pertengahan kompetisi. Namun kembali berganti, padahal mampu membawa klub bermarkas di Stadion Letjend Soedirman (SLS) kokoh di puncak klasemen sementara hingga pekan ke delapan.
Kahudi Wahyu menjadi pelatih ketiga Persibo pada Liga 2 musim ini. Lalu kembali digantikan Reswandi di babak playoff degradasi.
Aam anggota DTCN lainya mengaku terkejut ketika Persibo kalah dari Persipura pada laga playoff degradasi dan membuat klub kebanggaannya turun kasta. Bahkan sempat membuat tubuhnya gemetar saat laga berakhir.
‘’Gemetar Persibo turun ke Liga 3 lagi,” ungkapnya.
Menurut Aam hasil Persibo turun kasta ke Liga 3 harus tetap diterima. Namun mendesak manajemen lebih serius mengelola klub identik jersey oranye tersebut. Terlebih kebijakan gonta-ganti pelatih yang sering terlihat tim ini tidak dikelola dengan baik.
‘’Musim depan harus berjuang dan target naik ke Liga 2 lagi,” ungkapnya.
Pelatih Persibo Reswandi mengaku menerima hasil kekalahan di Papua. Namun bakal membangun lagi tim ini musim depan. Sehingga bisa segera kembali ke Liga 2.
Sementara itu, manajemen Persibo menyampaikan terima kasih ke pada suporter dan masyarakat yang telah mendukung di Liga 2 musim ini. Juga menyampaikan telah berusaha keras dan berjuang. Serta akan segara kembali ke Liga 2. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana