Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

KPUK Bojonegoro: Hasil Rekap Tingkat Kabupaten Dikirim ke KPU Jatim Hari Ini

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 4 Desember 2024 | 18:27 WIB
REKAPITULASI SUARA: Lima Komisioner KPUK Bojonegoro merekap hasil pemungutan suara Pilkada Bojonegoro di kantor setempat. Hingga pukul 17.00 kemarin (3/12) masih tersisa sembilan kecamatan. (YUAN EDO/
REKAPITULASI SUARA: Lima Komisioner KPUK Bojonegoro merekap hasil pemungutan suara Pilkada Bojonegoro di kantor setempat. Hingga pukul 17.00 kemarin (3/12) masih tersisa sembilan kecamatan. (YUAN EDO/

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mengakui kekalahan tak semudah membalikkan tangan. Tapi, dalam sebuah kompetisi, kalah atau menang menjadi hal yang biasa.

Hingga kemarin (3/12) saksi tim Paslon 01 Teguh Haryono-Farida Hidayati (Teguh-Farida) belum bersedia tanda tangan hasil rekapitulasi suara di tingkat kabupaten.

Alasannya, Pilkada Bojonegoro 2024 tak demokratis, dituding ada keterlibatan partai coklat yang mengarah pada kekuasaan otoriter. Meski saksi salah satu paslon menolak tanda tangan, tahapan rekapitulasi di kantor KPUK Bojonegoro tetap berjalan.

‘’Kami berkomitmen tidak akan menandatangani hasil rekapitulasi,’’ ujar Saksi sekaligus Sekretaris Tim Pemenangan Pilkada Paslon 1 M. Asep Awaludin kemarin (3/12).

Dia melanjutkan, dalam rekapitulasi Pilkada di KPUK yakni dua saksi per pemilihan. Rinciannya dua saksi pemilihan gubernur (pilgub) dan dua saksi pemilihan bupati (pilbup). Artinya total empat saksi. ‘’Kami akan mengikuti tahapan sampai selesai,’’ janjinya.

Dia mengatakan, hingga kemarin pukul 17.00 tercatat 19 kecamatan selesai rekapitulasi. Berdasar hasil, menurutnya, tidak mungkin mengejar ketinggalan suara. Namun, tidak akan menandatangani hasil rekapitulasi.

Karena, dia menilai Pilkada secara keseluruhan tidak berjalan demokratis. ‘’Terjadi secara masif campur tangan partai coklat dan aparatur atau pemerintah desa (pemdes). Juga, bansos. Ini bisa dicek secara langsung di bawah,’’ tuding politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Dikonfirmasi terpisah, LO Paslon 2 Dausin Nazula mengatakan, rekapitulasi selesai di 19 kecamatan hingga pukul 17.00. Berdasar hasil rekapitulasi sesuai dengan real count internalnya. Jika sesuai rekapitulasi kecamatan, suara diperoleh mencapai 89,34 persen. Sehingga optimistis menang. ‘’Karena yang dipakai acuan rekapitulasi di kabupaten itu rekapitulasi kecamatan,’’ tandas Zula.

Koordinator Divisi (Koordiv) Sosdiklih, Parmas, SDM KPUK Bojonegoro Waryono menjelaskan, sembilan kecamatan belum rekapitulasi hingga pukul 17.00 meliputi Kecamatan Kasiman, Temayang, Margomulyo, Trucuk, dan Sukosewu.

Dilanjutkan Kecamatan Kedewan, Gondang, Sekar, dan Gayam. ‘’Tadi sempat diwarnai tanggapan dari bawaslukab (badan pengawas pemilihan umum kabupaten). Tapi, secara administrasi seperti perbedaan DPT (daftar pemilih tetap) dengan jumlah kehadiran,’’ terangnya.

Dia melanjutkan, berdasar rekapitulasi 19 kecamatan belum bisa dipastikan partisipasi pemilih Pilkada 2024. Pria domisili Kecamatan Trucuk itu menambahkan, setelah rekapitulasi kabupaten dilanjutkan rekapitulasi provinsi. Rencana hasil rekapitulasi kabupaten diserahkan ke KPU Jatim hari ini (4/12). ‘’Harapannya masyarakat juga bisa mengetahui dan mencermati hasil rekapitulasi karena disiarkan secara langsung melalui medsos dan Youtube KPUK,’’ pungkasnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kpuk bojonegoro #pilkada bojonegoro #rekapitulasi #kpu jatim #campur tangan #pilgub #tanda tangan #pilkada #Demokratis #dpt #bojonegoro #Pemdes #KPUK #rekapitulasi suara #suara #real count #otoriter #pilbup #Kekalahan #pdip #Partai Coklat