Berdasarkan informasi dihimpun, titik lokasi gempa berada di perbatasan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro dan Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Namun, paling banyak dirasakan oleh masyarakat di empat kecamatan di Bojonegoro. Meliputi Kecamatan Trucuk, Kalitidu, Bojonegoro Kota, dan dan Malo. Selain itu, dua kecamatan di Tuban yaitu Parengan dan Rengel.
Kepala BPBD Ardhian Orianto mengatakan, untuk saat ini belum ada informasi kerusakan. Gempa tersebut masuk dalam skala MMI Kategori II dan III, dalam artian guncangan lemah hanya merasakan getaran saja. "Namun untuk laporan kerusakan, nihil," ungkapnya.
Meski belum ada informasi kerusakan, dirinya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada.
Novita, warga Desa Mulyoagung Kecamatan Bojonegoro merasakan gempa dan adanya getaran di tanah. Dirinya mengaku baru kali pertama merasakan gempa di Bojonegoro.
"Pas kejadian masih di dalam rumah, kaget dan langsung keluar," bebernya. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto