Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro M. Aan Syahbana mengatakan, kerja sama ini hasil inisiatif Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah telah berkunjung ke Kampus STAN Jakarta akhir Oktober lalu.
Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro pada 2021 mendapatkan tambahan sumber daya manusia (SDM) lulusan STAN sebanyak 22 orang. Tahun ini pemkab perlu meningkatkan kompetensi di bidang keuangan untuk ASN Bojonegoro.
Mengingat jumlah APBD Bojonegoro yang cukup besar. ‘’Sehingga dibutuhkan SDM memiliki kompetensi di bidangnya,’’ tuturnya.
Kerja sama ini diwujudkan sebuah kegiatan diklat yang fasilitasi oleh PKN STAN. Kegiatan dibuka Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah Senin (5/12) di Gedung Pusdiklat Smart Technologi Building Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.
Kegiatan dihadiri Direktur PKN STAN Rahmadi Murwanto beserta seluruh tim dan pengajar. Materi diberikan kegiatan diklat cukup banyak. Yakni, pelatihan ekstensifikasi pendapatan asli daerah (PAD) migas, pelatihan perencanaan pembangunan, pelatihan manajemen risiko, dan pelatihan manajemen pengelolaan badan layanan umum daerah (BLUD).
Diklat diikuti 85 orang dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni. Bappeda, dinkes, Inspektorat, dinas PMPTSP, dinas PU Bina Marga, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Padangan, RSUD Sumberrejo, RSUD Kepohbaru, dan beberapa OPD lain. (*) Editor : M. Yusuf Purwanto