Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Sisakan Lelang Empat Proyek Pelindung Tebing

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 28 September 2022 | 18:41 WIB
SALURAN AIR: Pelindung tebing kali di Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro. Akhir tahun ini ada 18 titik pelindung tebing mulai digarap. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)
SALURAN AIR: Pelindung tebing kali di Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro. Akhir tahun ini ada 18 titik pelindung tebing mulai digarap. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Tahun ini tersisa tiga bulan anggaran, tapi masih ada empat dari total 18 paket proyek pembangunan pelindung tebing sungai di Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro belum rampung dilelang. Saat ini proses evaluasi kualifikasi. Perkiraan lelang selesai awal Oktober.

 

Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU SDA David Yudha Prasetya mengatakan, sebagian besar proyek pembangunan pelindung tebing sungai sudah memulai pengerjaan sejak minggu lalu.

 

Adapun empat paket proyek belum ada pemenang lelang meliputi Desa Bareng, Kecamatan Sugihwaras; Desa Pesen, Kecamatan Kanor; Desa Kabalan, Kecamatan Kanor; dan Desa/Kecamatan Kanor. “Sekarang masih proses evaluasi kualifikasi peserta lelang mengajukan penawaran harga. Berdasar jadwal, lelang selesai awal Oktober,” tutur David.

 

Ia berharap sisa empat paket lelang itu tidak ada gagal lelangnya. Sebab sebelumnya lelang paket proyek di Desa Glagahwangi, Sugihwaras; Desa Krondonan, Gondang; Desa Hargomulyo, Kedewan; dan Desa Kalirejo, Bojonegoro Kota itu gagal lelang, tapi sudah rampung dilelang ulang. Dan sudah ada pemenangnya.

“Sekarang sudah berjalan pengerjaannya di empat titik paket proyek sempat gagal lelang itu. Semoga tidak ada lagi yang gagal lelang,” jelasnya.

 

Disinggung perihal estimasi waktu pengerjaan yang mepet, David optimistis bisa rampung tepat waktu. “Karena kami akan pakai material bronjong fabrikasi dan batu. Jadi tidak bergantung pada cuaca. Kalau pakai beton itu tunggu umur, jadi riskan,” imbuhnya. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Gagal Lelang #Lelang #Pelindung Tebing #bojonegoro #Proyek