BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jalan Jaksa Agung (J.A) Suprapto sisi timur ditutup sejak minggu pertama November lalu. Karena ada proyek rehabilitasi box culvert kali afvoer Banjarejo.
Awalnya direncanakan pembukaan jalan kemarin (28/11), namun ternyata molor. Karena masih menunggu cor jalan kering dan pengaspalan. Diperkirakan jalan dibuka paling lambat Kamis (2/12) mendatang.
Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro David Yudha Prasetya mengungkapkan, pembukaan Jalan J.A Suprapto mundur dari jadwalnya.
Sebab, sisi utara kali afvoer Banjarejo tepatnya di dekat pintu air mengalami penyempitan, sehingga perlu dibongkar agar tidak buntu.
“Sebenarnya itu tidak pekerjaan kami, karena pintu air itu milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo. Sehingga kami bersurat ke BBWS untuk membongkar, agar drainasenya bisa berfungsi optimal,” imbuh David.
Dia menambahkan, penggarapannya tinggal sedikit lagi. Di antaranya pengaspadalan jalan serta menunggu cor beton kering, sehingga butuh waktu sekitar tiga hari.
“Hari Senin (hari ini, Red) rencana jalan sudah ditutup aspal dan nunggu cor betonnya kering tiga hari. Lalu, open traffic (Jalan J.A Suprapto dibuka, Red) insyaallah paling lambat Kamis (2/12),” terangnya.
Ukuran box culvert yang dipasang di kali afvoer Banjarejo 3x3 meter. Proyek rehabilitasi kali afvoer merupakan upaya untuk mengurangi banjir genangan di wilayah kota. Karena Jalan J.A Suprapto ditutup, ada rekayasa lalu lintas kendaraan besar seperti truk apabila hendak menuju Tuban. Truk dialihkan untuk melintas Jalan Pemuda kemudian lewat Jalan Lettu Suwolo.
Berdasar data dari laman layanan pengadaan sistem elektronik (LPSE) Bojonegoro, pemenang lelang proyek rehabilitasi box culvert kali afvoer Banjarejo ialah CV Nadia asal Lumajang. Nilai penawarannya Rp 1,5 miliar dari pagu Rp 1,6 miliar.