Lahan Eks Pasar Induk Blora Bakal Diawarkan ke Investor

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:30 WIB
INGIN HIDUPKAN KEMBALI: Pemkab Blora bakal merancang konsep lahan eks Pasar Induk yang nantinya ditawarkan ke investor. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
INGIN HIDUPKAN KEMBALI: Pemkab Blora bakal merancang konsep lahan eks Pasar Induk yang nantinya ditawarkan ke investor. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Lahan eks Pasar Induk Blora yang terletak di selatan alun-alun rencana didesain ulang layaknya One Satrio Kuningan. Upaya itu bagian profiling untuk nantinya ditawarkan ke investor.  Lahan 5.200 meter persegi itu hingga kini belum dimanfaatkan. Padahal sudah bertahun-tahun kosong. Saat ini, lahan tersebut dimanfaatkan PKL untuk berjualan saat malam hari.

Kepala Bidang Aset Daerah Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah Blora, Sumaryono menjelaskan, saat ini masih proses profiling asset. Pihaknya bersama tenaga ahli masih mengkonsep peruntukan lahan itu.

‘’Bisa beberapa opsi, bisa model tunggal atau kawasan,’’ jelasnya.

Menurutnya salah satu konsep yang mencuat adalah skema kawasan yang terintegrasi semacam One Satrio Kuningan. Kawasan semacam itu memungkinkan banyak fasilitas dibangun.

‘’Ada foodcourt, area publik, jalan, tongkrongan, bazar, area hijau, dan kawasan parkir terintegrasi,’’ imbuhnya.

Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran Pasar Induk Cepu Belum Rampung

Model semacam itu dirasa memiliki dampak lebih besar. Sebab peruntukkannya nanti bisa beraneka macam, sehingga banyak masyarakat bisa memanfaatkan.

‘’Ada juga masukkan misal mini soccer, hotel, grosir. Nah akan kita hitung multiplayer efeknya seperti apa sebagai pertimbangan,’’ tambahnya.

Salah satu kelebihan lokasi eks pasar adalah posisinya yang strategis di tengah kota, sehingga potensinya tinggi.

‘’Kalau hasil profiling sudah, kita sampaikan ke calon investor. Akhir tahun ini semoga segera selesai,’’ terangnya.

Menurutnya dengan beragam konsep yang jadi alternatif, investor nantinya bisa memilih.  ‘’Tapi ini tidak mengikat. Semacam road map, bagusnya dibuat begini,’’ jelasnya. (ozi/ind)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Pasar Induk Blora Aset Daerah alun-alun