RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Blora, Sri Setyorini mengeluhkan sulitnya berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blora, Artika Diannita.
Keluhan itu disampaikan usai Satgas MBG melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di tiga SPPG milik Yayasan Tirto Mirah Asih yang mendapat catatan merah.
Sri Setyorini menegaskan, Korwil SPPG seharusnya hadir dan sigap ketika muncul persoalan di lapangan.
“Iya memang benar Korwil tidak hadir saat ada masalah SPPG,” ujar Wakil Bupati Blora tersebut.
Menurutnya, kehadiran korwil penting agar persoalan bisa langsung dibahas bersama di lokasi sidak. Namun saat hendak dikonfirmasi, pihaknya mengaku kesulitan menghubungi Artika Diannita.
“Kita bisa langsung diskusi bersama. Yang saya lakukan saat ketidakhadirannya ya saya telepon,” katanya.
Sri Setyorini menyebut, pihaknya selama ini sudah beberapa kali memberi masukan agar Korwil SPPG rutin melakukan pemantauan terhadap operasional SPPG di lapangan.
“Kami selaku Satgas selalu memberi masukan agar korwil melakukan pemantauan keberadaan SPPG yang ada di lapangan,” tambahnya.
Saat sidak berlangsung, Sri Setyorini juga sempat mengungkapkan kekesalannya karena panggilan telepon kepada Korwil SPPG tidak tersambung.
“Ini Artika tak telepon yo gak iso (tidak bisa). Nanti coba saya telepon lagi,” ujarnya.
Ia menilai, sejumlah saran yang selama ini disampaikan kepada Korwil SPPG Blora tidak mendapat respons sebagaimana mestinya.
“Korwile tak kandani yo gak tahu bersikap (Korwilnya saya kasih masukan, ya tidak pernah bersikap),” keluhnya.
Keluhan serupa disampaikan salah satu wartawan di Blora, Eko Wicaksono. Dia menilai sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program MBG di Blora kerap menjadi viral terlebih dahulu sebelum ada respons dari pihak terkait.
“Kalau Korwil SPPG itu kompeten dia bisa komunikasi dengan publik. Tapi faktanya program MBG di Blora terkesan dijalankan orang yang inkompeten,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Korwil SPPG Blora, Artika Diannita belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana