Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Gubernur Jateng Resmikan Embung Karangjati, Ditarget Aliri 40 Hektare Sawah

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 4 Maret 2026 | 07:30 WIB

DUKUNG SWASEMBADA: Embung Karangjati terdiri dua tampungan, yang total bisa menampung 68 ribu meter kubik air.
DUKUNG SWASEMBADA: Embung Karangjati terdiri dua tampungan, yang total bisa menampung 68 ribu meter kubik air.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Kecamatan Blora, Senin sore (2/3). Infrastruktur sumber daya air itu ditargetkan mampu mengairi sekitar 40 hektare lahan pertanian serta mendukung peningkatan produksi padi.

Peresmian dilakukan bersama Bupati Blora Arief Rohman, Wabup Blora Sri Setyorini, Forkopimda, dan jajaran Pemprov Jateng.

Ahmad Luthfi menegaskan, embung harus dirawat agar manfaatnya berkelanjutan. Ia meminta pemerintah desa rutin melakukan pengecekan serta mendorong dinas terkait melakukan penghijauan di sekitar kawasan.

‘’Embungnya harus dirawat. Tanami pohon supaya asri. Libatkan dinas perikanan dan perbankan agar UMKM sekitar ikut tumbuh,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan embung tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga berpotensi mendorong sektor perikanan, pariwisata lokal, dan penguatan ekonomi desa. Ia berharap embung tersebut benar-benar mampu menopang hingga 40 hektare sawah dan meningkatkan indeks pertanaman.

Gubernur menyebut, hingga kini Pemprov Jateng telah membangun hampir 12 embung di berbagai kabupaten/kota dengan nilai sekitar Rp 43 miliar. Pembangunan infrastruktur air akan terus dilanjutkan guna mendukung swasembada pangan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jateng Henggar Budi Anggoro menjelaskan, Embung Karangjati dibangun berdasarkan usulan masyarakat dan rampung akhir tahun lalu.

Fungsinya sebagai penyedia air baku saat kemarau sekaligus irigasi pertanian seluas kurang lebih 40 hektare. Embung Karangjati terdiri dari dua tampungan. Embung utara berkapasitas sekitar 18.876 meter kubik dan embung selatan sekitar 49.320 meter kubik.

Bupati Blora Arief Rohman menambahkan, embung tersebut menjadi penguat komitmen Blora dalam mendukung ketahanan pangan Jawa Tengah. Ia berharap peningkatan ketersediaan air berdampak langsung pada kenaikan produksi padi dan komoditas pertanian lainnya.

‘’Ini bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan. Kami siap bersinergi dengan Pemprov untuk penguatan sektor pertanian di Blora,” tandasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#perikanan #Arief Rohman #Ahmad Luthfi #Karangjati #sumber daya air #Embung Karangjati #Jawa Tengah #air baku #Pertanian #irigasi #Ekonomi #embung #Penghijauan #pemprov jateng #sri setyorini #Air #jateng #bupati blora