RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Aparatur sipil negara (ASN) segera menerima tunjangan hari raya (THR). Alokasinya mencapai Rp 58 miliar. Angka itu naik sekitar Rp 10 miliar dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 48,8 miliar.
Kenaikan itu seiring bertambahnya jumlah ASN di Blora. Baik yang bertatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) maupun pegawai negeri sipil (PNS)
Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Blora (BPPKAD), Ahmad Nafik Udin, menyebut total alokasi THR tahun ini sekitar Rp 58 miliar.
“Kurang lebih sekitar Rp58 miliar untuk THR tahun ini,” ujarnya.
Nominal tersebut sudah termasuk THR untuk anggota DPRD serta bupati dan wakil bupati. Namun, untuk PPPK paruh waktu masih menunggu regulasi.
“Tapi ini masih menunggu PP turun,” sambungnya.
Terkait jadwal pencairan, Nafik memastikan belum bisa dipastikan karena masih menunggu aturan teknis dari pemerintah pusat.
Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Blora (BKPSDM) mencatat jumlah ASN Blora saat ini mencapai 12.552 pegawai. Rinciannya, 5.172 PNS, 7.121 PPPK, dan 197 CPNS. Seluruhnya berpotensi menerima THR tahun anggaran 2026.
Kenaikan jumlah ASN turut mendongkrak kebutuhan anggaran. Pada 2024, jumlah ASN tercatat 8.900 pegawai dengan alokasi THR Rp 41,3 miliar. Tahun 2025 naik menjadi 10.230 pegawai dengan alokasi Rp 48,8 miliar. Tahun ini, jumlahnya kembali melonjak hingga 12.552 pegawai dengan alokasi Rp 58 miliar. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana