RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ratusan kursi perangkat desa Kabupaten Blora mengalami kekosongan. Pemangkasan besaran dana desa (DD) tahun ini yang cukup signifikan menjadi faktor penghambat pengisian tersebut.
Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora Wahyu Triatmoko mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan pengisian perangkat desa tahun ini. Sampai saat ini terdapat 369 jabatan perangkat desa yang kosong.
"Mulai dari Sekdes ada 17, Kasi 125, Kaur 103, dan Kasun 124. Kalau ditambah kekosongan Kades menjadi 379, karena ada 10 jabatan kades yang kosong," terangnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kekosongan tersebut mayoritas disebabkan aparatur desa yang memasuki masa pensiun serta meninggal dunia.
"Pengisian perangkat desa belum dipastikan di tahun anggaran 2026, hal itu dipicu oleh keterbatasan kemampuan keuangan daerah, terutama terkait pembiayaan penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa," ujarnya.
Selain itu, Wahyu mengatakan, kemampuan fiskal daerah di dua tahun terakhir mengalami penurunan, sehingga memperparah kondisi tersebut. Termasuk menurunnya alokasi DD di Kabupaten Blora tahun ino.
"Untuk saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait proses pengisian dan penjaringan perangkat desa. Pengisian tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, namun masih menunggu kondisi anggaran yang lebih memungkinkan," katanya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana