Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mahasiswa RPL Blora Diberi Tugas Mengurai Permasalahan Desa di Semester Akhir

Bhagas Dani Purwoko • Jumat, 30 Mei 2025 | 00:20 WIB
ILUSTRASI: Mahasiswa RPL Blora mengurai masalah desa.
ILUSTRASI: Mahasiswa RPL Blora mengurai masalah desa.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa di Kabupaten Blora kini memasuki semester akhir pada pertengahan tahun 2025. Mereka mendapatkan tugas akhir yang menantang. Yaitu, menggali permasalahan hingga menemukan solusi yang tepat untuk kemajuan desa masing-masing.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora Yayuk Windrati menjelaskan, bahwa mahasiswa yang mengikuti program RPL sudah memasuki semester akhir (semester 4), saat ini sedang menjalani tugas akhir.

Yayuk menambahkan, bahwa sekitar 260 mahasiswa RPL dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) ditugaskan untuk mengurai permasalahan yang ada di desa mereka dan memberikan solusi guna mengembangkan serta memajukan desa. “Setiap desa mempunyai permasalahan yang berbeda, mereka akan memetakan masalah yang paling urgen di masing-masing desa,” jelasnya.

Menurut Yayuk, selama ini permasalahan di desa belum berbasis penelitian. Dengan adanya mahasiswa RPL yang melakukan riset, penyelesaian masalah menjadi lebih terarah dan berbasis kajian ilmiah. “Yang dulunya hanya mengira-ngira (permasalahan) bisa didasari dengan adanya kajian ilmiah,” tandasnya.

Lebih lanjut, Yayuk mengungkapkan, bahwa program RPL bertujuan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintahan desa. Harapannya, program ini dapat mengembangkan pola pikir dan mendorong inovasi demi kemajuan desa.

Perkuliahan program RPL ini berlangsung selama dua tahun, dimulai pada pertengahan 2023 lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memberikan subsidi sebesar 50 persen untuk biaya kuliah para aparatur desa.

Program studi yang tersedia antara lain Ekonomi Pembangunan, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Administrasi Perkantoran, Pendidikan Sosiologi Antropologi, Manajemen, dan Akuntansi. (luk/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#DPMD Blora #solusi desa Blora #program RPL UNNES #permasalahan desa Blora #rekognisi pembelajaran lampau #subsidi pendidikan aparatur desa #tugas akhir mahasiswa RPL #inovasi desa Blora #mahasiswa RPL Blora