RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora tahap pertama telah rampung. Diketahui, bangunan tersebut dikerjakan selama 150 hari kerja atau sejak 16 Juli 2024 hingga 12 Desember 2024 lalu.
Walau begitu, bangunan yang dibangun menggunakan dana hibah Pemkab setempat itu masih belum bisa difungsikan. Sebab, masih ada pembangunan tahap kedua yang akan dilaksanakan pada Mei 2025 mendatang. Perkiraan menelan anggaran sekitar Rp 1 miliar.
Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Mohamad Arif Hidayat mengatakan, pembangunan gedung Kejari Blora itu telah rampung pada tahap pertama. ’’Yang fisik tahap pertama sudah selesai 100 persen. Tinggal yang tahap kedua atau terakhir,” jelasnya.
Ia menjelaskan, walau sudah selesai pada tahap pertama, gedung tersebut masih belum bisa difungsikan. Sebab, baru menyelesaikan bangunan fisik pada lantai satu. ’’Itu baru yang lantai satu. Memang tampak luar sudah finish. Namun, tahap kedua masih belum dimulai. Itu nanti yang lantai dua baru dilengkapi di tahap kedua,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, anggaran tahap kedua ini untuk melengkapi atau finishing bangunan fisik. Diketahui, akan dimulai pada Mei mendatang. ’’Anggarannya nanti sekitar Rp 1 miliar untuk tahap kedua. Insyaallah bulan Mei 2025 mulai digarap. Yang digarap nanti plafon, lantai, dinding dan juga yang lantai dua,” jelasnya.
Ditanya terkait isi gedung, pihaknya akui belum mengetahui berapa anggarannya. ‘’Untuk peralatan kantor seperti AC dan lain sebagainya belum tahu. Jadi masih menyempurnakan fisik dulu,” jelasnya.
Perlu diketahui, total biaya untuk pembangunan gedung kejari tahap satu mencapai Rp 7,29 miliar dengan pemenang lelang CV Anugerah Abadi dari Blora. Bangunan berdiri di atas luasan lahan mencapai 8.300 meter persegi. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana