Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Efisiensi Anggaran Daerah: Pemkab Blora Batal Beli Mobil Dinas Baru, Alihkan Anggaran untuk Capai Target Pembangunan

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:42 WIB
KOORDINASI: Jajaran kepala dinas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Pendapa Rumah Dinas Bupati kemarin (3/3) (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
KOORDINASI: Jajaran kepala dinas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Pendapa Rumah Dinas Bupati kemarin (3/3) (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Mengawali kerja usai dilantik, Bupati Blora Arief Rohman tekankan kembali perihal efisiensi anggaran. Termasuk rencana pembelian mobil dinas baru bakal dibatalkan, dialihkan untuk sektor yang lebih penting.

’’Kami punya waktu untuk menyelaraskan anggaran dengan pencapaian visi-misi. Saya minta semua mencatat dengan detail aspek-aspek yang perlu diperhatikan untuk mencapai target pembangunan,” ujar Arief Rohman, saat pimpin Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Pendopo Bupati kemarin (3/3).

Ia juga menyoroti poin terakhir penggunaan hasil efisiensi anggaran prioritas. Harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi.

Pihaknya juga berharap seluruh ASN tetap semangat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran. ’’Ini bukan alasan untuk mengurangi semangat dalam melayani. Justru ini tantangan agar kita bekerja lebih inovatif dan solutif,” tegasnya.

Arief juga telah membatalkan rencana anggaran untuk pembelian mobil dinas baru. Sebab, pembelian mobil baru bukan merupakan hal penting saat ini. Untuk perjalanan dinas setiap harinya, Bupati akan memanfaatkan mobil dinas yang sudah menemaninya selama periode pertama menjabat.

’’Kami manfaatkan dan pakai mobil yang sudah ada. Memang usia mobil sudah jatuh periode, tapi masih bisa kamki pakai,” terangnya.

Sekda Blora Komang Gede Irawadi menegaskan, kepada seluruh kepala dinas agar segera menyelesaikan laporan keuangan yang akan dilaporkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Menurutnya, hal itu menjadi hal yang penting dalam rangka mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) ke-11 tahun ini. ’’Untuk efisiensi, nanti segera kami bahas dengan DPRD,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, DPRD dan pemkab akan bersama membahas efesiensi yang bakal berdampak pada perencanaan program yang telah disusun bersama. Dijadwalkan usai pelantikan bupati dan wakil bupati di Jakarta pada Kamis lalu (20/2). (luk/bgs)

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #prioritas #DPRD #Sekda Blora #perjalanan dinas #kesejahteraan #efisiensi anggaran #efisiensi #asn #Mobil Dinas #Anggaran #Komang Gede Irawadi #wtp #rakor #blora #pelayanan #bupati blora