Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Blora Berencana Tambah SMA Negeri, Lulusan SMP Hanya Sedikit Yang Terserap SMA/SMK Negeri

Hakam Alghivari • Senin, 15 Juli 2024 | 22:15 WIB

 

TAMBAH SEKOLAH : Siswa-siswa di Blora hari ini memasuki tahun ajaran baru. DPRD Blora berencana menambah SMA/SMK negeri baru.
TAMBAH SEKOLAH : Siswa-siswa di Blora hari ini memasuki tahun ajaran baru. DPRD Blora berencana menambah SMA/SMK negeri baru.

 

BLORA, Radar Bojonegoro – DPRD Blora mewacanakan penambahan SMA/SMK negeri baru. Itu karena jumlah lulusan SMP yang tertampung di SMA/SMK negeri hanya 40,1 persen. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jateng memberikan lampu hijau atas wancana itu.

Data Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jateng mencatat, lulusan SMP di Blora yang masuk ke SMA/SMK Negeri hanya 40,1 persen. Sebanyak 59,9 persen masuk sekolah swasta.

 Baca Juga: PPDB di Kabupaten Blora, Tidak Perlu Surat Domisili.

“Itu sempat kami sampaikan bagaimana mekanisme mengusulkan ada sekolah negeri baru di wilayah kecamatan tertentu yang tidak memiliki zonasi saat ini,” ujar Anggota Komisi D DPRD Blora Achlif Nugroho Widi Utomo.

 

Achlif mengatakan bahwa pihaknya baru saja usai melakukan diskusi dengan Disdikbud Jateng. Ada sejumlah syarat untuk penambahan SMA/SMK. Seperti minimal jumlah SMP dan sebaran siswa di wilayah tersebut. Di Blora dianggap sudah memenuhi unsur didirikan SMA/SMK negeri baru.

 Baca Juga: Dindik Blora Targetkan 150 Sekolah Lolos Adiwiyata

“Sehingga nanti harapannya lewat lembaga, kita coba usulkan ke pemerintah daerah kabupaten Blora untuk ditambahkan sekolah negeri di beberapa wilayah kecamatan, beberapa salah satu solusi juga nanti akan kita sampaikan,” jelasnya.

Achlif mengungkapkan, ada beberapa anak yang sebenarnya ingin masuk ke sekolah negeri ternyata lewat jalur zonasi khusus tapi tidak dapat masuk. Kemudian pilih lewat jalur prestasi juga tidak masuk.

"Akhirnya dia tidak mau sekolah, itu ada beberapa yang seperti itu,” ungkapnya.

 Baca Juga: Pemkab Blora Jajaki Penambahan SMA/SMK Negeri

Achlif melanjutkan, jalur afirmasi saat ini juga dibatasi, tidak ada 100 persen afirmasi miskin harus diterima. Hal itu menjadi bahan yang bakal disampaikan kepada Kementerian. Pihaknya akan bersurat dan konsultasi terkait hal tersebut.

Kepala Cabdisdik Wilayah IV Budi Santosa mengatakan, jika melihat data sebaran lulusan SMA/SMK Negeri di Blora memang potensial adanya penambahan. Sebab, Blora termasuk dalam penerapan zonasi khusus, untuk mengakomodir siswa di kecamatan yang jaraknya jauh dan tidak ada SMA/SMK. (luk/zim)

 

Editor : Hakam Alghivari
#SMP #sma #bojonegoro #blora #smk