PT BPE Disorot, Begini Sikap Keras DPRD Blora

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Senin, 12 Juni 2023 | 18:47 WIB
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
ANGGOTA DPRD Blora meminta manajeman PT BPE untuk mengoptimalkan pengelolaan sumur tua Ledok yang belum tergarap.

Selain itu, juga minta manajemen untuk membenahi komunikasi dengan berbagai pihak.

Ketua Komisi B DPRD Blora Yuyus Waluyo mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali memanggil manajemen BPE untuk melakukan klarifikasi.

''Untuk mengoptimalkan sumur tua, BPE juga harus mengwasi di lapangan,'' jelasnya.

Yuyus mengatakan, audiensi dengan Pertamina, penambang dan BPE Sabtu (10/6) lalu bakal ditindaklanjuti oleh Pertamina pada 19 Juni mendatang. Menurutnya, selama 2017-2021 kinerja BPE cukup baik, bahkan mendapat penghargaan.

Mendapat penghargaan BUMD terbaik se-Indonesia. Hanya pada tahun 2022-2023 ini dipertanyakan, terangnya.

Ia melanjutkan, pihaknya bakal mengajak BPE kembali membenahi komunikasi dengan berbagai pihak. Diantaranya dengan perkumpulan penambang minya sumur timba Ledok (PPMTSL) dan para penambang.

''Kami akan menata kembali, kami fasilitasi Pertamina bersama BPE untuk bertemu dengan teman-teman penambang," ucapnya. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto
70 Sumur mBangun Blora Berkelanjutan Benahi Komunikasi blora