Kabag Umum Sekretariat Daerah (Setda) Blora Sujianto mengatakan, 16 mobil all new Avanza tipe E telah diserahkan untuk operasional camat tidak gunakan sistem lelang. Melainkan sistem e-katalog terdapat di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).
Menurut Sujianto, alasan memilih e-katalog dalam pengadaan mobil operasional karena harganya sudah ditentukan nasional. Sehingga permainan harga beli dirasa minim. Serta, penyedia jasa sudah disediakan. Sehingga, pemkab tinggal menyesuaikan anggaran dengan satuan harga.
‘’Jadi sistemnya seperti lapak, untuk beli 16 mobil kemarin dari Kabupaten Pati," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Pemkab Blora menyediakan anggaran Rp 3,76 miliar dengan kesepakatan anggaran per mobil Rp 235 juta, dengan pembayaran Rp 227,5 juta untuk satu unit mobil All New Avanza tipe E.
Serta, pengadaan satu Toyota Voxy sebelum pembelian All New Avanza. Mobil pelat merah tersebut untuk operasional jemput tamu pemkab," ungkapnya.
Ia menjelaskan, Toyota Voxy tersebut sudah dibeli sekitar akhir Februari sebagai transportasi para tamu pemkab dari jauh. "Para tamu itu kalau datang ke Blora dari bandara kan terlalu jauh, disediakan mobil untuk menjemput," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto