Julian salah satu karate cilik mengaku baru bergabung latihan satu bulan. Dirinya tertarik seni beladiri Jepang tersebut karena sering melihat anak-anak sebayanya latihan. Dalam seminggu, ia berlatih dua kali, pertama di Tuk Buntung dan di Sasana Suko.
"Kalau senin latihannya di Tuk Buntung. Senang bisa latihan bersama teman-teman," ujarnya.
Rerata anak-anak ikut dalam latihan itu berasal dari Kecamatan Cepu dan Kecamatan Sambong. Semangat bibit-bibit karate tersebut tampak ketika pelatih berteriak dan diikuti dengan terikan keras. Memecah kebisingan lalu lalang motor kanan kiri jalan Tuk Buntung. Taman tersebut menjadi sarana para bibit karate daerah tumbuh. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto